Diduga Dikerjakan Asal-asalan, Pembangunan Drainase desa kujangjaya,PD dan PLD diduga tidak perduli terhadap pembangunan

Lebak529 Dilihat

Lebak – Pembangunan drainase sepanjang 49,54 x 0,5 x 0,4 meter di Desa kujangjaya Kecamatan cibeber, dipandang perlu ada kajian ulang dari dinas terkait, sebab panjang dan ketinggian drainase dinilai tidak sama.

pembangunan desa kujang jaya,drainase yang ada di Desa kujangjaya diduga tidak sesuai RAB “dugaan ada unsur kesengajaan untuk mencari keuntungan,dengan mengurangi volume.

Dianggap persoalan tersebut merupakan persoalan kecil,namun dampak dari permainan volume berpengaruh pada kualitas pembangunan, sehingga bangunan yang berfungsi sebagai pembuangan air tidak akan memiliki umur panjang,untuk kwualitas,belum bicara kerugian negara.

Dengan adanya pembangunan Didesa kujangjaya ini, Pendamping Desa (PD) dan Pendamping Lokal Desa (PLD) diduga tidak berfungsi,tugas mereka sebagai pengawas tidak berjalan dan terkesan tidak peduli terhadap bangunan.

Pendamping desa(PD) dan pendamping lokal desa(PLD) itu digaji negara, harus menjadi pemantau pembangunan yang profesional,”

Lokasi pembangunan drainase,volume 49,54.x 0,5 x0,4 meter, di kampung cikarang cisungsang, desa kujang jaya kecamatan cibeber kabupaten lebak provinsi banten.

Dikonfirmasi via WhatsApp kepla desa kujangjaya terkait pembngunan drainase”Piki” nanti kang saya cek kelapangan,iya kang harus ngecek ketitik untuk ketinggianya berapa itu kan beda sama yang dihilir untuk ketinggianya,kebetulan saya pegang hasil sertifikasinya,kalau masalah pembangunan itu sudah sesuai RAB, itu sudah sesuai sudah sertifikasi sama pendamping desa.

Lanjutnya kalau masalah volume tambahan,maksudnya volume tambahan apa bagai mana,owh iya kang nanti sebelaum saya mengajukan tahap tiga itu.untuk panjang 49,5.terang “piki”kades kujangjaya.

Terpisah pendamping lokal desa dikonfirmasi via WhatsApp ” iya itu tidak sesuai RAB hasil sertifikasi kemaren,kekurangan volume dialihkan menjadi panjangnya nambah,untuk volume tambahan kearah panggung so’alna belum sertifikasi lagi.tutupnya. (rudi).

Baca Juga:  Pembangunan jalan rabat beton di Desa cikotok, diduga mengurangi volume ketebalan dan tidak sesuai spesifikasi.

Komentar