Cara Membuat Laporan Wasdal Satker Semester I Tahun 2026 di SIMAN V2 (Persiapan)

Pendidikan449 Dilihat

Setiap memasuki periode pelaporan semester, banyak operator aset di satuan kerja mulai kembali membuka aplikasi SIMAN V2 dengan sedikit rasa waspada. Bukan karena sistemnya rumit, tetapi karena laporan WASDAL (Pengawasan dan Pengendalian) BMN sering kali membutuhkan ketelitian tinggi dan alur yang tidak boleh terlewat satu langkah pun.

Seperti yang sering terjadi di lapangan, ada pengguna yang baru menyadari satu data belum lengkap ketika sudah berada di tahap akhir. Salah satu operator bahkan pernah menyampaikan, “sudah hampir selesai, ternyata masih ada aset yang belum masuk daftar pemantauan.” Situasi seperti ini cukup umum terjadi, terutama jika belum terbiasa dengan alur terbaru SIMAN V2.

Di semester I tahun 2026 ini, proses WASDAL di SIMAN V2 (persiapan) sebenarnya masih mengikuti pola yang relatif konsisten seperti periode sebelumnya, namun tetap ada beberapa titik yang perlu diperhatikan agar laporan bisa tersusun rapi dan siap diverifikasi.

Apa itu laporan Wasdal Satker di SIMAN V2

Laporan WASDAL Satker merupakan bagian dari sistem pengawasan dan pengendalian Barang Milik Negara (BMN) yang wajib disusun oleh setiap satuan kerja. Fungsinya bukan hanya formalitas pelaporan, tetapi juga untuk memastikan bahwa kondisi aset yang tercatat benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan.

Dalam SIMAN V2, laporan ini mencakup beberapa komponen penting seperti pemantauan periodik, rekam ketidaksesuaian, hingga laporan barang dan dokumen pendukung lainnya. Setiap data yang dimasukkan akan menjadi bagian dari pengawasan aset secara nasional, sehingga ketelitian menjadi faktor utama.

Menariknya, sistem ini juga sudah dirancang untuk mengurangi input manual di beberapa bagian, karena sebagian data ditarik langsung dari master data BMN dan persediaan.

Persiapan sebelum membuat laporan Wasdal

Sebelum masuk ke proses pengisian, ada beberapa hal yang perlu dipastikan terlebih dahulu agar tidak terjadi hambatan di tengah jalan.

Baca Juga:  Tim Penerangan Hukum Bidang Intelijen Kejaksaan Tinggi Riau Melakukan Kegiatan Penyuluhan Hukum Program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) di SMA Negeri 2 Tebing Tinggi Kabupaten Kepulauan Meranti

Pertama, pastikan Anda sudah login menggunakan user analisis satker. Akun ini menjadi akses utama untuk masuk ke modul WASDAL di SIMAN V2.

Kedua, periksa apakah tiket laporan semester I tahun 2026 sudah tersedia secara otomatis di sistem. Biasanya sistem akan membuatkan tiket berdasarkan periode pelaporan, dan ini menjadi pintu masuk utama laporan WASDAL.

Ketiga, pastikan data aset, persediaan, serta dokumen pendukung sudah diperbarui. Jika ada perubahan penanggung jawab atau unit kerja, biasanya dapat disesuaikan di bagian pengaturan unit sebelum laporan dimulai.

Langkah kecil di awal ini sering kali menentukan kelancaran proses di tahap berikutnya.

Langkah-langkah membuat laporan Wasdal di SIMAN V2 (Semester I 2026)

Setelah semua persiapan siap, proses pengisian laporan WASDAL dapat dilakukan dengan urutan berikut:

  1. Masuk ke menu WASDAL
    • Login sebagai user analisis satker
    • Pilih menu WASDA atau laporan WASDAL
    • Klik tiket laporan semester I tahun 2026 yang tersedia
  2. Pemantauan periodik
    • Cek daftar aset yang muncul
    • Sistem akan menampilkan aset yang tidak sesuai (jika ada)
    • Lakukan tindak lanjut jika ditemukan ketidaksesuaian
  3. Rekam ketidaksesuaian
    • Isi jika terdapat data aset yang bermasalah
    • Jika tidak ada, bagian ini bisa dilewati setelah verifikasi
  4. Persediaan untuk diserahkan
    • Tambahkan data persediaan jika ada penyerahan ke masyarakat
    • Pilih jenis persediaan dan masukkan nilai usulan
  5. Daftar ofname fisik
    • Data biasanya bersumber dari master persediaan
    • Umumnya tidak dapat diisi manual (tergantung sistem)
  6. Laporan barang
    • Tambahkan nomor laporan, tanggal penyampaian, dan status
    • Sesuaikan dengan kondisi laporan yang ada
  7. Rencana pemerahan
    • Input rencana sesuai jenis aset (gedung, bangunan, atau lainnya)
    • Masukkan jumlah dan nilai rencana jika diperlukan
  8. Perintah acara
    • Klik edit untuk mengisi nomor dan lokasi berita acara
    • Simpan perubahan
  9. Pembentukan tim
    • Minimal 3 orang (1 ketua, 2 anggota)
    • Tambahkan NIP, jabatan, dan status masing-masing
  10. Download berita acara
  • Unduh dokumen untuk ditandatangani
  • Kemudian scan dan siapkan untuk upload
  1. Rekap data
  • Jalankan fitur rekap setiap ada perubahan input
  • Ini penting agar data terbaca sistem
  1. Pemantauan insidentil dan penertiban BMN
  • Lakukan rekap dan ekspor jika ada data
  • Unduh seluruh laporan dalam format Excel
  1. Upload dokumen
  • Unggah surat pengantar, laporan WASDAL, berita acara, dan tim internal
  • Pastikan semua dokumen sudah sesuai format
  1. Proses verifikasi berjenjang
  • Dari user analisis satker
  • Dilanjutkan supervisor
  • Hingga approval dan koordinator wilayah
Baca Juga:  Kegiatan Penerangan Hukum dalam Rangka Program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) Kejaksaan Negeri Rokan Hilir

Alur ini terlihat panjang, tetapi sebenarnya cukup sistematis jika dijalankan sesuai urutan.

Cara membuat laporan Wasdal Satker di SIMAN V2 Semester I Tahun 2026

Secara keseluruhan, proses pembuatan laporan WASDAL di SIMAN V2 semester I tahun 2026 dimulai dari login user analisis satker, masuk ke menu WASDAL, memilih tiket laporan, lalu melengkapi seluruh komponen mulai dari pemantauan periodik, persediaan, laporan barang, hingga pembentukan tim dan dokumen pendukung.

Kunci utamanya ada pada konsistensi input data dan kedisiplinan melakukan rekap setiap perubahan. Banyak kendala di lapangan justru muncul bukan karena sistemnya, tetapi karena data tidak segera direkap atau dokumen pendukung belum lengkap saat masuk tahap verifikasi.

Jika seluruh tahapan dijalankan sesuai urutan, laporan WASDAL akan lebih mudah diproses hingga tahap akhir tanpa perlu revisi berulang. Penutupnya sederhana: semakin rapi persiapan data sejak awal, semakin ringan proses pengiriman laporan di SIMAN V2.

News Feed