Apotek Rizki Farma 3 Dikecamatan Cilograng Diduga Tidak Mengantongi Izin Dan Tidak Ada Pelayanan Apoteker

Lebak – Utamapos.com- Keberadaan Apotek di Wilayah Kecamatan Cilograng Kabupaten Lebak Provinsi Banten, kini menjadi sorotan awak media onlien, lantaran terpantau disalahsatu apotek yang sudah beroperasi diduga belum memiliki Surat Izin dari Dinas Kesehatan dan terlihat tidak ada pelayanan Apoteker atau Asisten Apoteker.

Perlu diketahui bersama bahwa pentingnya keberadaan apoteker guna memeriksa ke absahan dan kesesuaian resep yang diberikan oleh Dokter sebelum melakukan Dispensing untuk mencegah kesalahan dalam pengunaan obat.

Yakni, salah satunya Apotek Rizki Farma 3, diduga belum mengantongi izin, apotek tersebut yang berlokasi tepatnya di Kampung Gunungbatu Pasar RT/RW 001/013 Desa Pasirbungur Kecamatan Cilograng Kabupaten Lebak provinsi Banten.

Dikonfirmasi salah seorang pelayan pembelian obat tersebut yang berinisial AM, mengatakan. “Kalau mau bertemu dengan Apoteker atau Asisten Apoteker, silahkan langsung konsultasinya dengan pemilik apoteknya Pak Rizki, yang di apotek Bayah,” jelasnya AM.

Awak media online mendatangi Apotek Rizki Farma 2, yang berada diwilayah Kecamatan Bayah, salah satu pelayanan pembelian obat mengatakan.”Pak Rizki nya lagi tidak ada, paling langsung aja komunikasi dengan Pengacara (Lawyer) Apotek Rizki, nanti saya hubungi,” kata seorang pelayan pembelian obat Apotek Rizki Farma 2. Kamis (16/05/24).

Setelah tersambung melalui telpon milik salah seorang pejaga toko obat tersebut, Darman, yang mengaku selaku orang tua pemilik Apotek Rizki Farma 3 itu, dan ia juga mengaku sebagai salah satu timnya. Saat dikonfirmasi menyampaikan.

“Untuk mengenai izin apotek Rizki Farma 3 yang di wilayah Kecamatan Cilograng, lagi dalam proses dan tidak harus ketemu Pak Rizki, karena saya juga sama saja sebagai orang tuanya dan timenya. Kalau soal Apoteker jangan membahas satu Apotek Rizki saja, mungkin se Kabupaten Lebak tidak ada Apoteker nya.

Baca Juga:  Pengembalian Kerugian Negara Kelebihan Pembayaran Kurangnya Volume Pekerjaan Dan Denda Keterlambatan Pekerjaan Pembangunan Jembatan Kali Bumi Bawah Ruas Jalan Nabire Bandara Baru Tahun Anggaran 2022

Dan Apoteker untuk di Apotek Farma 3, sudah berjalan 2 tahun kurang lebih, dan sekarang lagi menunggu proses pergantian yang dulu yaitu Pak Dito dari Bekasi, yang akan digantikan kalau tidak salah atas nama Citra, saya lupa lagi namanya, karena waktu itu anak saya yang urus.

“Kalau mau membahas soal izin apotek kita bahas di Dinas, agar semua apotek di tata oleh Dinas yang ada di Kabupaten Lebak ini. karena banyak yang lain apotek bodong, kalau punya saya ada yang bertanggungjawab yaitu Pak Haji Edi, bagian Gudang Farmasi Dinas Kesehatan, dan saya hanya selaku pelaksana kalau urusan wewenang itu urusan Pak Haji Edi,” pungkasnya Darman. Via telpon Kamis 16/5/2024.

Sampai berita ini diterbitkan, atas adanya dugaan salah satu apotek yang diduga belum mengantongi izin, dan tidak terlihat pelayanan Apoteker atau Asisten Apoteker, awak media online masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak yang bersangkutan, khususnya ke Pemerintahan terkait di Kabupaten Lebak Provinsi Banten.( Tim/red)

Komentar