Diduga Polres Siak Terima Setoran, SPBU 14.286.70 KM 9 Mempura – Siak Disinyalir Kebal Hukum

Wilayah Hukum Riau3547 Dilihat

Utamapos.com || Siak – Sepertinya tidak ada kata jera untuk meraup untung yang Fantastis dari kegiatan Curang yang diduga dilakukan oleh Oknum Nakal Petugas SPBU 14.286.70 di KM 9 Mempura Siak. 16/12/2024.

Berdasarkan investigasi awak media 16/12/2024 sekitar pukul 14.15 Wib di lokasi SPBU tersebut masih terpantau aktivitas yang diduga Praktik curang.

Terlihat 1unit mobil pick-up Sedang mengisi BBM yang Di isikan di jerigen di selipkan di sela – sela Galon Air minum, dan tampak juga ada sepeda motor yang membawa keranjang yang di belakangnya yang akan di muat untuk beberapa jerigen.

Saat dikonfirmasi 16/12/2024 Manager SPBU mengatakan ” Pengisian sudah sesuai prosedur bang, tadi waktu disini saya jelasin ada barcode non kendaraan, yang juga dikeluarkan kan dari aplikasi subsidi tepat pertamina, kebetulan tadi ada kawan kawan media datang saya berikan Sejumlah Uang ke setiap tim media” Ucap Uli manager SPBU tersebut.

Sementara itu sebelum nya saat di konfirmasi awak media Bapak Uli selaku Manager SPBU Tersebut memberikan Pengakuannya kepada awak media Melalui Aplikasi Whatsapp 15/12/2024 sekitar pukul 15.08 Wib.

” Sudah saya bilang sama si IL Semalam Bang, Bahwasanya Kalian jangan Ngumpul ngumpul di pinggir jalan itu, kan jadi bahan tengok – tengokkan orang.”

“nggak ada katanya di minta Rp. 10.000/per Jerigen Bang, yang ada jika hitungan selesai biasanya di berikan Rp. 30000 Untuk Bagian anak pompa.” Ucap Uli Manager SPBU Tersebut.

Lanjutnya “Kalau bisa berita itu di cabut lah bang, ini menyangkut Priuk orang banyak, nama baik orang banyak, Aku pun masi perlu makan dari situ bang, orang itu pun masi bergantung dari situ, intinya Cabut lah pemberitaan itu soalnya sudah banyak orang yang mengkopy dan memposting ulang kembali berita tersebut” Ucapnya kembali

Baca Juga:  Aswas Kejati Riau Ayu Agung : mengikuti Kegiatan Strategi Optimalisasi Akuntabilitas Kinerja Pemerintah secara virtual

Meski begitu, pengakuan tersebut tetap memicu pertanyaan terkait transparansi dan prosedur yang tepat dalam Penjualan BBM Bersubsidi kepada masyarakat, Praktik semacam ini, jika terbukti bisa merusak citra aparat penegak Hukum dan menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Kepolisian karena diduga melakukan pembiaran.

Ditempat terpisah, awak media mencoba konfirmasi Kapolres Siak AKBP Asep Sujarwadi melalui Aplikasi Whatsapp 16/12/2024 akan tetapi sampai berita ini ditayangkan Kapolres tidak menjawab pesan dari awak media diduga Kapolres sudah terima setoran.(red)

 

Komentar