Wakil Bupati Rokan Hilir H. Sulaiman Menghadiri Kegaiatan Workshop Etika Pemerintahan dan Isu-isu Politik 2024 di Kota Solo Jawa Tengah.

Acara Workshop dihadiri Seluruh Wakil Bupati dan Wakil Wali Kota Seluruh Indonesia.

Jawa Tengah- (UtamaPos.com) Wakil Bupati Rokan Hilir H. Sulaiman,SS.MH menghadiri Kegiatan Workshop Etika Pemerintahan dan Isu-isu Politik 2024 di Kota Solo, Jawa Tengah, Senin 12/06/2023.

Kegiatan ini dihadiri oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, Kabag Tata Pemerintahan, Juga dihadiri oleh Wali Kota Solo yang Putra Presiden Republik Indonesia RI, Gibran Raka Buming Raka ikut menghadirikan narasumber Kasubbid Wilayah Satu Dorektorat Fasilitasi Kepala Daerah dan Otda Kemendagri Ibu Maria Ivonne Tarigan.

Wakil Bupati Rohil, juga mengatakan kegiatan workshop ini dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, serta terciptanya penyelenggaraan pemerintahan yang baik atau good goverment, serta pentingnya pembagian tugas antara Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah.

Dimana kami menerima paparan dari berbagai narasumber salah satunya Maria Ivonne Tarigan, yang merupakan Kasubdit Fasilitasi Kepala Daerah dan DPRD Dirjend Otonomi Daerah Kemendagri,” ujar Wabup H. Sulaiman.

Beliau menjelaskan secara rinci mana yang menjadi tugas Kepala Daerah dalam Pemerintahan, dan mana pula yang menjadi kewenangan Wakil Kepala Daerah. Jadi tidak ada rebutan tugas dan fungsi, karena semua sudah di atur dalam tatanan pemerintahan, seperti tertuang dalam Pasal 66 Ayat 1 UU Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pembagian Tugas Wakil Kepala Daerah,” ucapnya.

Kata H. Sulaiman, jadi lewat Seminar ini, banyak hal yang di dapat, apalagi dj sajikan oleh sejumlah narasumber yang kredibel.

Terlihat di acara tersebut Wabup Rohil, bercengkrama ringan bersama Walikota Solo, Gibran serta Wakil Bupati Bandung Sahrul Gunawan, Wakil Bupati Bengkalis, Bagus Santoso dan sejumlah Wakil Bupati lainnya.(Supiyanto)

Baca Juga:  Kajati Jawa Barat Melakukan Penahanan Terhadap Rektor dan Mantan Rektor Universitas Mitra Karya Bekasi Rugikan Negara 13 Miliar

Komentar