Pinjaman online di Indonesia terus mengalami perkembangan pesat. Salah satu aplikasi yang menarik perhatian belakangan ini adalah Amartha Fin atau Amarthafin. Banyak nasabah yang bertanya-tanya mengapa meskipun sudah mengunggah data lengkap seperti KTP, KK, hingga foto rumah dan tempat usaha, pinjaman tetap tidak cair. Situasi ini menimbulkan kebingungan, terutama bagi mereka yang terbiasa dengan aplikasi pinjaman cepat cair.
Pertanyaan paling besar: apakah AmarthaFin benar-benar aplikasi pinjaman online biasa, atau justru memiliki sistem yang mirip dengan Bank Emok yang dikenal dengan pola kelompok dan penagihan mingguan?
Apakah AmarthaFin, Legal dan Berizin?
AmarthaFin merupakan aplikasi pinjaman online legal yang sudah berizin di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan memiliki izin dari Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI). Dari segi legalitas, aplikasi ini jelas aman dibandingkan dengan pinjaman online ilegal.
Selain menyediakan layanan pinjaman, aplikasi ini juga memiliki fitur transaksi keuangan lain seperti pembelian pulsa, paket data, hingga pembayaran tagihan listrik dan PDAM. Hal ini membuatnya mirip dengan aplikasi keuangan serba guna seperti Julo atau Kredivo.
Sistem Pinjaman di AmarthaFin Apk
Penyebab utama mengapa banyak nasabah gagal cair adalah karena sistem Amartha Fin tidak bekerja seperti pinjaman online instan, melainkan menggunakan pola mirip Bank Emok atau program PNM Mekaar.
Beberapa poin penting sistem ini antara lain:
-
Syarat Kelompok
Nasabah harus tergabung dalam kelompok beranggotakan minimal 10 orang. Tanpa adanya kelompok, meskipun data sudah lengkap diunggah, pinjaman tidak akan pernah cair. -
Pendamping Lapangan
AmarthaFin mengirimkan petugas lapangan yang bertugas membina kelompok dan memastikan proses berjalan lancar. Petugas inilah yang akan menilai kelayakan pinjaman dan mengawasi proses pengembalian dana. -
Tujuan Modal Usaha
Pinjaman di aplikasi ini umumnya ditujukan untuk para pelaku UMKM. Oleh karena itu, syarat yang diminta cukup lengkap, termasuk dokumen penjamin, foto rumah, dan bukti usaha. -
Tagihan Mingguan
Mirip dengan Bank Emok, penagihan dilakukan secara mingguan. Petugas lapangan akan datang ke kelompok untuk melakukan penagihan secara langsung.
Persyaratan Pinjam Uang di Amartha Fin
Agar pinjaman di Amartha Fin bisa cair, nasabah wajib memenuhi beberapa syarat berikut:
-
Mengunggah dokumen pribadi: KTP, KK, dan foto diri.
-
Mengunggah foto rumah dan tempat usaha.
-
Menyertakan penjamin dengan dokumen KTP dan KK.
-
Bergabung dalam kelompok minimal 10 orang yang diverifikasi oleh petugas lapangan.
Tanpa memenuhi syarat kelompok ini, proses pencairan tidak akan berjalan meskipun data sudah lengkap.
Kelebihan dan Kekurangan
Kelebihan:
-
Legal dan diawasi OJK, sehingga relatif aman dari ancaman penyalahgunaan data.
-
Cocok untuk UMKM yang membutuhkan modal usaha.
-
Ada pendamping lapangan yang bisa membantu proses dan memberikan arahan.
Kekurangan:
-
Tidak cocok untuk nasabah individu yang butuh dana cepat.
-
Proses pencairan cukup rumit karena harus membentuk kelompok.
-
Bunga pinjaman relatif tinggi, dengan sistem tagihan mingguan yang bisa terasa berat bagi sebagian orang.
-
Tekanan sosial cukup besar karena berbasis kelompok: jika satu anggota bermasalah, seluruh kelompok bisa ikut terdampak.
Apakah Amartha Fin Sama dengan Bank Emok?
Secara sistem, Amartha Fin memang mirip dengan Bank Emok karena mengharuskan adanya kelompok, ada petugas lapangan, dan penagihan dilakukan mingguan. Bedanya, aplikasi ini hadir dalam bentuk aplikasi resmi, legal, dan di bawah pengawasan OJK. Dengan kata lain, sistemnya hampir sama, tetapi operasionalnya lebih modern dan diawasi secara ketat.
Baca juga: Galbay di Pinjaman KOPISUSU Apakah Ada DC Lapangan? Ini Pengalaman Terbaru
Kesimpulan
Bagi Anda yang berharap AmarthaFin bisa memberikan pinjaman cepat cair layaknya pinjaman online instan, tentu akan kecewa. Aplikasi ini memang bukan untuk kebutuhan konsumtif atau dana darurat, melainkan difokuskan untuk pemberdayaan UMKM melalui sistem kelompok.
Jika dibandingkan dengan Bank Emok, sistemnya sangat mirip, namun aplikasi ini lebih transparan dan legal. Jadi, sebelum mengajukan pinjaman, pastikan Anda memahami sistemnya: harus membentuk kelompok minimal 10 orang, diverifikasi petugas lapangan, dan siap mengikuti skema pembayaran mingguan.
Dengan begitu, Amartha Fin bisa menjadi pilihan tepat untuk pelaku usaha kecil, tapi kurang cocok bagi mereka yang butuh dana cepat secara individu.













Komentar