P5 MIN 1 Solok Tampilkan Randai Tiga Bahasa

” Sebagai Implementasi kurikulum merdeka Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila ( P5 ), MIN 1 Solok aplikasikan kesenian randai minang dalam bahasa minang, bahasa Arab dan bahasa Indonesia . “

Gantung Ciri, Utamapos.com |Baru baru ini ramai dibincangkan pagelaran randai yang diangkat seniman luar negeri dalam bahasa inggris. Keunikan seni budaya minang rupanya makin diminati masyarakat mancanegara.

Sebagai pemilik kesenian minang, berbagai elemen seni diminangkabau  terus berupaya melestarikan budaya tradisional ini.

MIN ( Madrasah Ibtidaiyah Negeri / setara Sekolah Dasar ) 1 Solok ikut ambil bagian pelestraian melalui implementasi kurikulum merdeka P5. Yang menjadi pembeda adalah pengaplikasian randai dalam tiga bahasa ( bahasa minang, bahasa Indonesia, bahasa Arab ).

Terdengar mudah  jika hanya dalam bahasa asli / minang, tapi bagi siswa MIN 1 Solok dalam bahasa Arab dan Indonesia semua bisa dan sukses ditampilkan pada Rabu 16 Oktober 2024 dilingkungan sekolah mereka dinagari Gantung Ciri kecamatan Kubung kabupaten Solok. Video lengkap di youtube https://youtu.be/HEOqjdWnBRU?si=qkyWcEZYAXin749t

Menurut ustadzah Baizarna salah seorang tenaga pengajar bahwa Projek Penguatan Profil Pancasila ( P5 ) RA MIN 1 Solok, kegiatan ini  dilaksanakan dengan memblok waktu per tri wulan merupakan hasil dari TPK (  Tim Pengembang Kurikulum ).

Kepala dan segenap tim pengembang kurikulum MIN 1 Solok

Dalam kegiatan P5 guru yang mengajar dikelas  berfungsi sebagai fasilitator
Tema P5 di MIN 1 Solok.
Fase A adalah pola hidup berkelanjutan
dengan pengolahan sampah sehingga memiliki daya guna, sementara P5 di fase B dan C kearifan adalah kearifan  lokal dengan ekstensi seni tradisional yaitu randai dengan 3 bahasa.

Adapun nilai karakter kegiatan ini siswa bisa mencintai sedini mungkin seni tradisional yang mulai hilang. Untuk guru randai sendiri dilatih oleh tokoh randai nagari Gantung Ciri kecamatan Kubung.

Baca Juga:  Tersangka D dalam Perkara Dugaan Tipikor APBDesa Tanjung Sari Ditahan Jaksa

Sementara Afni salah seorang wali murid menyampaikan kekagumannya terhadap penampilan para murid dan merasa terharu bahwa para siswa bisa memainkan perannya dengan baik.

Kita berharap kepada anak anak penerus bangsa untuk melestarikan budaya tradisional ini dan menjadi karakter dimasa mendatang ” ucap Afni. Red.

Komentar