LAFADZ TAKBIRAN IDUL FITRI

Utamapos.com |Lafadz takbiran Idul Fitri lengkap berikut bisa dijadikan panduan bagi umat Islam untuk dikumandangkan pada saat malam Lebaran.

Takbiran adalah salah satu amalan sunnah yang dilakukan oleh umat Islam untuk menyambut hari raya Idul Fitri. Kata “takbir” berasal dari bahasa Arab yang berarti mengagungkan atau memuliakan kebesaran Allah Swt.

Takbiran tidak hanya dilakukan secara pribadi, tetapi juga dalam bentuk jamaah. Biasanya, takbiran dikumandangkan di masjid, musala, atau tempat terbuka dan terkadang berbentuk arak arakan kelilinh kampung.

Dizaman dahulu kala, takbiran dilakukan dengan arakan memakai obor dari bambu dengan bahan bakar  minyak tanah, namun saat ini sudah berkembang sesuai perekmbangan zaman.

 

Berikut lafadz takbiran Idul Fitri lengkap untuk menyambut Lebaran.

اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ لَا إلٰهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ وَلِلّٰهِ الْحَمْدُ

اللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالحَمْدُ لِلّٰهِ كَثِـيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلًا لَا إلٰهَ إِلَّا اللهُ وَلَا نَعْبُدُ إِلَّا إِيَّاهُ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ وَلَوْ كَرِهَ الكَافِرُوْنَ، لَا إلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ صَدَقَ وَعْدَهُ وَنَصَرَ عَبْدَهُ وَأَعَزَّ جُنْدَهُ وَهَزَمَ الأَحْزَابَ وَحْدَهُ، لَا إلٰهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ وَلِلّٰهِ الْحَمْدُ

Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar. La ilaha illallahu wallahu akbar. Allahu akbar wa lillahil hamdu.

Allahu akbar kabirr, walhamdu lillahi katsira, wa subhanallahi bukratan wa ashila, la ilaha illallahu wa la na’budu illa iyyahu mukhlishina lahud dina wa law karihal kafirun, la ilaha illallahu wahdah, shadaqa wa’dah, wa nashara ‘abdah, wa a’azza jundahu wa hazamal ahzaba wahdah, la ilaha illallahu wallahu akbar. Allahu akbar walillahil hamdu.

Artinya: “Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Tiada tuhan selain Allah yang Maha Besar. Allah Maha Besar, segala puji bagi-Nya.

Baca Juga:  Kapolda Sumut sambut Kunjungan kerja Presiden Jokowi

Allah Maha Besar dengan segala kebesaran, segala puji bagi Allah dengan sebanyak-sebanyak puji, dan Maha suci Allah sepanjang pagi dan sore, tiada Tuhan (yang wajib disembah) kecuali Allah dan kami tidak menyembah selain kepada-Nya, dengan memurnikan agama Islam, meskipun orang-orang kafir, orang-orang munafik, orang-orang musyrik membencinya.

Tiada Tuhan (yang wajib disembah) kecuali Allah dengan keesaan-Nya, Dia Zat yang menepati janji, Zat yang menolong hamba-Nya dan memuliakan bala tentara-Nya dan menyiksa musuh dengan keesaan-Nya. Tiada Tuhan (yang wajib disembah) kecuali Allah dan Allah Maha Besar, Allah Maha Besar dan segala puji hanya untuk Allah.” ( Red 21 )

Komentar