UtamaPos.com || Rokan Hilir- Sabtu 17 Agustus 2024. Penghormatan Malam Renungan Suci saat detik-detik berganti waktu Sabtu malam dimakam Pahlawan Kesuma Bakti jalan utama Bagansiapiapi.
Hadir Bupati Rohil Afrizal Sintong, TNI, Polri, Veteran, kepala OPD dilingkungan pemerintah kabupaten Rokan Hilir, mahasiswa/mahasiswi, Ormas dan unsur lainnya.
Ketua DPRD Rohil Maston, menyampaikan bahwa, renungan suci ini tiap tahun dilaksanakan, malam ini tepatnya HUT ke -79 kemerdekaan RI.
Renungan suci ini, tutur maston, kita mengenang para pahlawan yang memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia tepat nya di hari kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1954, 17 Agustus 2024, Indonesia telah terhapuskan dari penjajahan.
Selanjutnya, Ketua DPRD Rohil Maston menyampaikan, tanpa ada kemerdekaan, kita pasti tidak ada namanya satu nusa satu bangsa, itulah suatu perjuangan kemerdekaan Indonesia yang harus senantiasa kita renungi, apa sesungguhnya perjuangan itu tuturnya.
Kita sebagai bangsa dan rakyat Indonesia harus menjaga agar bangsa Indonesia Jagan terpecah -pecah, sehingga kita bisa merenungi dan membawanya nanti sampai ke anak cucu kita, bahwasannya kemerdekaan itu sejatinya adalah milik Bangsa Indonesia, tegas Maston.
Penghormatan dan berdo’a bersama, mengenang jasa para arwah pahlawan yang telah gugur.
Kita merasa terharu atas jasa para pahlawan, dimakam Pahlawan ini, ada yang dikenal ada juga yang tidak dikenal namanya.
“Saya rasa makin tersentuh ada pahlawan tidak kenal itu?, Siapakah dia, Pahlwan tanpa pamrih, namanya pun tidak ada disebut.
Menurut Maston, Jika namanya ada, tentunya anak dan cucunya, keturunannya, bisa membanggakan diri. Jika tidak ada, Pahlawan tidak dikenal itu, kita yang membanggakan karena telah perjuangkan memerdeka bangsa ini.
Untuk itu apa saja peran kita, rekan media, hanya bisa menyajikan berita terkait perkembangan bagi aparatur yang menjalan tugas pelayanan publik.
“Saya sebagai pimpinan DPRD, memimpin malam renungan suci ini, merasa sangat sedih, melihat orang tua para veteran yang masih ada.
Sedangkan tahun kemerdekaan itu, makin bertambah, apa yang telah kita lakukan selama 79 tahun merdeka. Sebagai generasi muda, peran apa saja pernah kita lakukan, Sementara orang tua dan veteran yang sudah melakukan hal yang terbaik, inilah merupakan tantangan harapan bangsa terhadap generasi membawa bangsa ini kearah lebih baik dengan semangatnya.
Pahlawan telah melakukan hal yang terbaik, mereka korbankan nyawa, itulah yang membuat rasa lebih terharu.
Yang terakhir, Para pahlawan korbankan jiwa dan raga demi bangsa dan negara, tanpa pamrih, kita hanya dituntut untuk bekerja, kita belum bisa melakukan seperti yang diharapkan para pahlwan tersebut”, ungkapnya.
Kepada generasi sekarang, tentunya penghargaan terhadap veteran, dengan kita bekerja keras menjadi harapan mereka, agar bangsa ini bisa makmur, adil dan sejahtera. (Supiyanto)







Komentar