Diduga Tak Terima Bawahan nya Ditegur, Kadis Disdukcapil Inhu Blokir Nomor Wartawan

News Update1119 Dilihat

⁵Diduga Tak Terima Bawahan nya Ditegur, Kadis Disdukcapil Inhu Blokir Nomor Wartawan

 

INHU-Jika berurusan dengan data-data kependudukan kita dikantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) baik itu untuk pembuatan Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP), serta pembuatan Akta kelahiran maka, acap kali lambat atau seakan-akan di sengaja untuk di lama lamakan.

 

Seperti yang terjadi di kantor Disdukcapil Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), tak sedikit masyarakat yang mengatakan lambat nya pegawai Disdukcapil Inhu dalam bekerja.

 

Selamet, salah satu masyarakat Inhu yang sehari hari berprofesi sebagai jurnalis pada Senin 10/03/2025 mendatangi kantor Disdukcapil untuk mengambil KTP milik pamannya yang baru saja pindahan dadi jawa.

 

Diceritakan Selamet, dirinya jauh hari sudah berkomunikasi dengan Sayful Kepala Dinas (Kadis) Disdukcapil InhuInhu, untuk mengabil KTP milik Pamannya, kemudian diarahkan oleh Sayful, ” Jika ingin ambil KTP sama Jaka. Kemudian Selamet mendatangi kantor Disdukcapil untuk mencari Jaka, sesampainya dikantor Jaka tidak berada di dalam kantor ketika dihubungi Jaka tidak mereapon. Sangat disayangkan,kelakuan pegawai seperti Jaka. dibayar oleh negara untuk melayani masyarakat, bukan malah pergi entah kemana disaat jam dinas.

 

Setelah berkali-kali mencoba menghubungi Jaka namun tidak terhubung, kemudian Sekamet menanyakan KTP ke Kadis , dan kadis, mengarahkan untuk menemui Beni, disanalah peristiwa itu bermula, singkat nya, Selamet menemui Beni untuk menanyakan KTP pamannya,, Beni menjawab jika KTP itu tak ada kepada nya, kemudian Beni juga menyuruh Selamet menunggu Jaka.

 

” Mau sampai kapan ditunggu, saya ada giat lagi, inikan jam kerja, apakah seperti ini ya pegawai di Disdukcapil Inhu bisa keluar berpergian kemana aja sesuka hati. Apakah seperti ini pelayanan di Disdukcapil Inhu ” Terang Selamet

Baca Juga:  Diduga Dikerjakan Asal jadi Proyek Pembangunan RSUD Parapat Senilai Rp 17.9 M Disoal Warga.

 

Aneh nya , Sayful selaku Kadis Disdukcapil ketika di konfirmasi awak media tentang buruknya pelayanan pegawai nya. Bukannya di jawab dengan baik konfirmasi awak media, melainkan memblokir nomor wartawan.(tim)

 

.

Komentar