Waduuuuuh….! Oknum perangakat desa warung banten,diduga diakui lahan milik pribadi,dan lakukan pungutan kepenambang.

Hukum1140 Dilihat

Waduuuuuh….! Oknum perangakat desa warung banten,diduga diakui lahan milik pribadi,dan lakukan pungutan kepenambang.

Lebak-Aktifitas tambang emas di blok batu lawang menuai pro dan kontra, penambang yang di manfaatkan,salah satu oknum perangkat desa warung banten,yang diduga melakukan pungutan kesetiap lobang dengan dalih lahan tersebut milik pribadi.

Diduga oknum perangkat desa warung banten mengaku lahan tersebut tanah milik,sehingga oknum tersebut melakukuan pungutan kesetiap penambang yang ada diwilayah tersebut.

Menurut salah satu penambng emas dirinya merasa dirugikan karena sering kali, dipungut untuk pemasukan kesalah satu oknum perangkat desa warung banten, menurut penambang emas dirinya sering dipintai uang prtama 1 juta rupiah, ke dua dipinta 300 ratus ribu, dan 200ratus ribu,itu hampir setiap minggu.menurut para penambng.selasa 5 september diaula PT SBJ.

Salah satu penambng emas menerangkan,betul pak,saya dipinta uang senilai 1 juta rupiah karena menurut sarmadi itu lahan milik pribadi,kalau saya sih gak tau apa-apa, ya saya kasih,dan sering kadang minta ada 300rbu,ada 200rbu,karena kalau ada yang menganggu dia yang bertanggung jawab( lamun aya anu ngaganggu ku aing di golong), salah satu penambng mempergakan gaya bahasa sarmadi,(lamun teu mere lobangna ditutup kuaing) kata saya, silahkan kalau semuanya ditutup.
Peragakan lagi,bahasanya sarmadi,(eta oge lamun anu teu mere arek ditutup kuaing) begitu bahasanya ke para penambng emas, padahal sebetulnya untuk jajan anak saja, sudah kesulitan karena kondisi lagi minim.ungkap salah satu penambng yang disakasikan banyak orang.

Dikonfirmasi “Sarmadi” via WhatsApp.saya tidak pernah memungut,ulah sok kamana daek hadapken jeung aing saha jelemana urang amprokken.
“Disinggung terkait ada musyawarah di kantor PT SBJ antara penambng dan pihak SBJ”sarmadi mengatakan”(nyaho ieu saya oge, aya undangan ka jaro oge).

Baca Juga:  JAM-Pidum Menyetujui 3 Pengajuan Restorative Justice dalam Tindak Pidana Narkotika

eta barudak ngalobang ges lila bahkan aya anu tahunan,abdi teu pernah menta asana,ngan dibere mah nyorang,bisi teu percaya coba tanya penambng bos hayang lebih jelas mah,saha nu bisa nutup,justru abdi dibere duit oge sok nanyaken,ieu duit naon,mun bakal jadi masalah moal ditarima ceuk kula.

Budak ngaromong, lanjutnya sarmadi, eta lumayan knggo ngaroko bae,jeung deui abdi mah ges aya kana 3 bulan,ai lain ngukur tanah mah,lamun hayang nyaho kronologisna terkait lobang jelas tur eces kadieu,abdi mah ku jaro dilarang untuk hadir nya pasti moal hadir ja eta mah kewenangan jaro,mun hayang nyaho hayu urang ngobrol nek dimana meh terang.

Urusan jumlah lobang saya kurang tahu,setahu saya itu cuman,Rd,ek,al,ag,yang lain ditanah SBJ itu belum pernah disentuh coba tanya.ungkap sarmadi via WhatsApp.

Bersambung…………..!
(Sumantri/Rudi)

Komentar