Gagal bayar atau galbay di aplikasi pinjaman online (pinjol) seperti Kredivo masih menjadi momok yang menakutkan bagi banyak pengguna. Apalagi jika sudah terdengar desas-desus bahwa debt collector (DC) lapangan akan datang ke rumah—situasi ini sering kali membuat orang ketar-ketir setiap kali mendengar suara motor berhenti di depan rumah.
Fenomena ini semakin ramai dibicarakan di media sosial dan platform video seperti YouTube, terutama pada Juni 2025. Banyak pertanyaan bermunculan: “Benarkah galbay di Kredivo bikin DC datang ke rumah?”, “Kalau sudah didatangi, apa yang harus dilakukan?” Artikel ini akan membahas dengan tenang dan logis, berdasarkan kenyataan di lapangan dan regulasi yang berlaku.
Gagal Bayar Bukan Kriminal
Hal pertama yang penting untuk dipahami: gagal bayar bukan tindak kriminal. Itu bukan dosa negara. Utang, termasuk yang ada di Kredivo, adalah masalah perdata, bukan pidana. Artinya, tidak akan ada cerita kamu ditangkap polisi hanya karena menunggak cicilan.
Namun, bukan berarti kamu bisa santai-santai. Risiko tetap ada, dan itu nyata, bukan cuma sekadar ancaman di dunia maya.
Kredivo dan Sistem Penagihannya
Kredivo adalah salah satu pinjol legal dan besar yang terdaftar di OJK. Mereka punya tim penagihan lengkap, termasuk DC lapangan—bukan sekadar aplikasi kecil-kecilan tanpa struktur.
Dengan jaringan yang luas, terutama di kota besar seperti:
-
Jakarta
-
Bandung
-
Surabaya
-
Medan
…maka jika kamu tinggal di area tersebut dan utangmu cukup besar, kemungkinan didatangi DC lapangan sangat mungkin terjadi.
Kapan DC Lapangan Datang?
Tidak ada patokan pasti kapan DC akan datang. Berdasarkan laporan pengguna dan pengalaman lapangan, ada yang:
-
Baru telat 2 minggu sudah didatangi,
-
Tapi ada juga yang sebulan lebih belum diapa-apain.
Ini tergantung pada 3 faktor utama:
-
Lokasi domisili kamu
-
Jumlah total utang
-
Sikap kamu selama proses penagihan
Jika kamu menghindar, tidak membalas chat, menolak telepon, atau bahkan menghilang bak ninja, kemungkinan besar tim lapangan akan dikirim. Tapi kalau kamu tetap komunikatif, menjawab WA dan telpon dengan sopan meskipun belum bisa bayar, itu justru memberi kesan positif. Mereka tahu kamu bukan kabur, hanya sedang kesulitan.
Sayangnya, banyak yang langsung panik dan berimajinasi liar:
-
“Data saya akan disebar!”
-
“Aduh, nanti dipermalukan di depan tetangga!”
Padahal, pinjol legal seperti Kredivo tidak boleh sebar data sembarangan, apalagi mempermalukan nasabah.
Lindungi Diri dengan Edukasi
Kamu bisa cek langsung Surat Edaran OJK Nomor 19 Tahun 2023. Di situ dijelaskan:
-
Hak dan kewajiban nasabah
-
Batasan tindakan penagih
-
Larangan keras terhadap makian, ancaman, pelecehan, dan penyebaran data pribadi
Jika kamu merasa DC Kredivo melanggar aturan ini, kamu bisa lapor ke OJK atau AFPI (Asosiasi Fintech Pendanaan Indonesia).
Kesimpulan
Galbay memang bisa bikin hidup berantakan, tapi itu bukan akhir segalanya. Yang penting adalah:
-
Tenangkan diri,
-
Berpikir rasional,
-
Tetap komunikatif dengan pihak Kredivo,
-
Jangan lari dari masalah, hadapi dengan kepala dingin.
“Hidup bukan soal lari dari badai, tapi bagaimana kamu tetap berdiri saat badai datang.”
Kalau kamu bisa melewati fase ini dengan baik, bukan cuma kamu bisa bebas dari utang—tapi juga jadi pribadi yang lebih tangguh.











Komentar