Pungli Di Satpas 0918 Polres Kampar Merajalela, Calonya Oknum Berinisial Briptu DJ

Berita utama373 Dilihat

Utamapos.com|| Kampar. Diduga anggota satpas 0918 Polres Kampar menjadi calo Surat Izin Mengemudi (SIM) C pada Kamis (22/2).

Bermula dari seorang calon peserta menghubungi oknum anggota satpas 0918 Polres Kampar yang berinisial (DJ) pada hari Rabu (21/2) sore, calon peserta menanyakan terkait sistem dan harga pembuatan SIM C tanpa adanya tes. Calon peserta menyampaikan keinginan nya membuat SIM C. Oleh oknum anggota satpas 0918 Polres Kampar merincikan biaya pembuatan SIM C baru sebagai berikut: Biaya kesehatan Rp 35.000., psikologi Rp 100.000., dan SIM C Rp 430.000., dengan total Rp 565.000., Oleh calon pemohon dan oknum anggota satpas 0918 Polres Kampar menyepakati akan melakukan pembuatan SIM C pada hari kamis (22/2).

Kamis (22/2) sekira pukul 10:45 WIB oleh calon peserta kembali menghubungi oknum anggota satpas 0918 Polres Kampar inisial (DJ) dan minta tunjuk langkah juga minta arahan, oleh oknum anggota satpas 0918 Polres Kampar inisial (DJ) meminta peserta untuk melakukan tes kesehatan terlebih dahulu selanjutnya melakukan tes psikologi. Kemudian oknum anggota satpas 0918 Polres Kampar meminta kepada peserta untuk kembali menghubunginya jika sudah selesai melakukan tes psikologi.

Pada pukul 11:45 WIB peserta pembuatan SIM kembali menghubungi oknum anggota satpas 0918 Polres Kampar inisial (DJ), kemudian oleh oknum anggota satpas 0918 inisial (DJ) tersebut meminta peserta untuk menemuinya di ruangan SIM untuk melakukan tahapan foto SIM.

Pukul 12:01 WIB peserta pembuatan SIM melakukan sesi foto bersama dengan oknum anggota satpas 0918 Polres Kampar inisial (DJ). Kemudian peserta di minta untuk menunggu. Pada pukul 13:45 WIB SIM C peserta sudah selesai tanpa adanya tes. Dan peserta diminta untuk menyerahkan uang senilai Rp 430.000., kepada sipilnya.

Dalam hal ini jelas sudah melanggar maladministrasi dan praktik calo tersebut telah merusak sendi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Sehingga perlu adanya upaya pemberantasan secara tegas, terpadu, efektif, efisien dan mampu menimbulkan efek jera bagi oknum

Ditempat terpisah awak media juga konfirmasi melalui pesan singkat kepada Kapolda Riau Irjen pol Muhammad Iqbal, sampai berita ini naik meja redaksi Kapolda Riau ataupun dirlantas tidak memberikan keterangan terkait pungli di jajaran nya .

Komentar