Di era digital seperti sekarang, layanan pinjaman online (pinjol) semakin populer karena kemudahannya dalam memberikan dana cepat tanpa jaminan. Namun, maraknya pinjol juga dibarengi dengan kemunculan pinjol ilegal yang berpotensi merugikan masyarakat.
Tidak sedikit korban yang terjebak oleh pinjol ilegal karena kurangnya informasi tentang perbedaan antara pinjol legal dan ilegal.
Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk memahami cara membedakan pinjol legal dan ilegal agar tidak terjebak praktik yang merugikan, bahkan melanggar hukum.
Cek Legalitas di Situs Resmi OJK
Langkah paling awal dan sederhana untuk membedakan pinjol legal dan ilegal adalah dengan mengecek daftar resmi pinjol berizin di situs OJK (Otoritas Jasa Keuangan) atau melalui AFPI (Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia).
✅ Per Mei 2025, hanya tersisa 96 pinjol yang terdaftar dan berizin resmi dari OJK.
❌ Jika pinjol yang kamu temukan tidak termasuk dalam daftar tersebut, bisa dipastikan itu adalah pinjol ilegal.
Tips:
-
Buka situs resmi www.ojk.go.id
-
Cari bagian “Daftar Fintech Lending Berizin”
-
Cocokkan nama aplikasi pinjol yang ingin kamu gunakan
Perbedaan Pinjol Legal dan Ilegal dari Sisi Fitur dan Karakteristik
Berikut adalah perbandingan mendetail antara pinjol legal dan ilegal berdasarkan fitur umum yang sering dijumpai:
| Aspek | Pinjol Legal | Pinjol Ilegal |
|---|---|---|
| Status Legalitas | Terdaftar dan berizin di OJK | Tidak terdaftar atau tidak punya izin dari OJK |
| Tenor Pinjaman | Mulai dari 14 hari sampai 90 hari atau lebih | Biasanya sangat singkat, hanya 7–10 hari |
| Layanan Pengaduan | Memiliki pusat layanan pengaduan resmi dan responsif | Tidak ada atau tidak jelas pusat pengaduannya |
| Akses yang Diminta | Hanya meminta akses kamera, mikrofon, dan lokasi | Meminta akses berlebihan: kontak, panggilan, galeri, dll |
| Perilaku Penagihan | Sesuai aturan dan tidak mengintimidasi | Sering melakukan teror, intimidasi, dan sebar data pribadi |
| Transparansi Bunga | Menyampaikan bunga dan biaya secara jelas dan rinci | Bunga dan denda tidak jelas dan bisa berubah seenaknya |
Risiko Menggunakan Pinjol Ilegal
Berikut beberapa risiko nyata jika kamu terlanjur meminjam di pinjol ilegal:
-
Teror dan intimidasi melalui telepon, chat, bahkan kepada kontak di HP kamu
-
Penyalahgunaan data pribadi termasuk foto dan kontak
-
Bunga dan denda mencekik yang terus bertambah
-
Tidak ada jalur hukum atau pengaduan resmi jika terjadi masalah
Tips Aman Memilih Pinjol
Untuk menghindari jeratan pinjol ilegal, ikuti beberapa langkah berikut:
-
Cek di situs OJK sebelum mengunduh aplikasi pinjol dari Play Store atau App Store
-
Periksa izin akses aplikasi sebelum digunakan
-
Waspadai tenor singkat (di bawah 14 hari)
-
Baca ulasan pengguna lain di toko aplikasi
-
Gunakan pinjol hanya dalam keadaan darurat
Kesimpulan
Perbedaan antara pinjol legal dan ilegal bisa dilihat dari berbagai aspek, mulai dari legalitas di OJK, tenor pinjaman, izin akses aplikasi, hingga cara penagihan. Jangan pernah tergiur oleh kemudahan pencairan pinjol ilegal karena risikonya jauh lebih besar dibanding manfaatnya.
Ingat! Cek dulu legalitasnya di situs resmi OJK sebelum mengajukan pinjaman. Jika tidak terdaftar, jangan ambil risiko.











Komentar