Gantung Ciri, Utamapos.com |Masyarakat nagari Gantung Ciri kabupaten Solok rayakan lebaran 1446 H dengan mangalah Kamis 3/4/2025.
Mangalah adalah salah satu tradisi menangkap ikan secara bersama disungai. Tradisi ini diawali dengan mengeringkan salah satu anak sungai yang dibendung menggunakan bantuan plastik dan tanah agar air bisa dialihkan ke anak sungai yang satunya. Jiwa kegotong royongan serta kebersamaan sangat kental tertanam dalam tradisi ini.
Proses penangkapan ikan tidak me ggunakan bahan berbahaya bagi kesehatan dan lingkungan. Masyarakat segala lapisan mendatangi batang ayie ( sungai ) sembari membawa alat untuk menangkap ikan seperti serok ( tangguak /minang red ), jala serta jaring.
Momen ini paling ditunggu masyarakat dan perantau nagari Gantung Ciri kecamatan Kubung kabupaten Solok.
Turut hadir Wali nagari dan perangkat serta ketua KAN ( Kerapatan Adat Nagari ) Wentisa dt. Rajo Intan, Ketua Pemuda nagari Luthfi Satya.
” Kegiatan mangalah kali ini merupakan salah satu rangkaian dari beberapa agenda lebaran yang di buat oleh Ikatan Pemuda Nagari Gantung Ciri (IPGA) dan di dukung pemerintah nagari ” tutur Luthfi Satya.

Luthfi Satya menambahkan bahwa kegiatan lain selama lebaran termasuk Olahraga dan nanti akan ditutup dengan pentas seni anak nagari, diharapkan dengan adanya kegiatan kegiatan setelah lebaran akan semakin menyatukan dan mempererat rasa kebersamaan dan gotong royong di tengah masyarakat serta menjaga silaturahmi sesuatu yg saat ini sudah hampir pudar.
” Kedepannya ini akan dijadikan salah satu agenda tahunan sehingga jadi salah satu daya tarik perantau untuk mudik lebaran ke kampung halaman ” imbuh Luthfi.
Senada dengan hal tersebut, Bhabinkamtibmas nagari memperkuat rencana Pemuda untuk menjadikan Mangalah tradisi tahunan , masyarakat akan dilarang menyentrum dan mengunakan potassium untuk menangkap ikan, jika kedapatan pelanggaran atas itu siapapun akan diberikan sangsi tegas sesuai hukum yang berlaku. ( Abd21 )







Komentar