Kepsek SDN 007 Bagan Jawa Mengikuti Bimbingan Teknis Kurikulum Merdeka ke Kurikulum Deep Learning Hotel Furaya Pekan Baru Riau

UtamaPos.com Pekanbaru- Jum’at 21 Februari 2025. Meningkatkan Kompetensi dari Kurikulum Merdeka ke Kurikulum Deep Learning Bagi Guru dan Kepala Sekolah se- Kabupaten Rokan Hilir di Hotel Furaya Pekan Baru Riau.

Keberangkatan guru dan kepala sekolah dijadwalkan Minggu, 16 Februari 2025. 1 13.00 – Selesai Check In Peserta di Hotel Furaya Pekanbaru Panitia & Hotel dengan
Nomor : 004/BMD/Und/II/2025
Lampiran : 1 (Satu) Set

Dalam hal : Bimbingan Teknis Peningkatan Kompetensi Keahlian bagi kepala sekolah dan guru dalam transformasi Kurikulum Merdeka menjadi Kurikulum dengan pendekatan (Deep Learning) bagi Kepala Sekolah/Guru Se-Kabupaten Rokan Hilir.

Deep Learning bukanlah sekadar kurikulum baru, melainkan sebuah pendekatan pembelajaran yang berfokus pada pengalaman belajar yang lebih mendalam dan bermakna bagi siswa.

Deep learning ditopang oleh tiga pilar, yaitu mindful learning, meaningful learning, dan joyful learning. Deep Learning bukanlah kurikulum baru yang menggantikan Kurikulum Merdeka, dimana seperti kita ketahui bahwa Kurikulum Merdeka adalah sebuah kebijakan pendidikan secara menyeluruh, lebih fokus pada struktur dan organisasi pembelajaran.

Sedangkan Deep Learning adalah sebuah pendekatan pembelajaran, lebih fokus pada proses pembelajaran.

Selanjutnya, Kepsek SDN 007 Bagan Jawa Kecamatan Bangko Hj. Jumiati, S.Pd, saat dikonfirmasi iya memberikan keterangan, dalam hal Bimbingan Teknis Kurikulum Merdeka ke Kurikulum Deep Learning.

Iya menyebutkan bahwa, Bimtek kurikulum merdeka dipekan baru harapannya, bisa ikut bimtek yang akan datang, sebutnya.

Selainitu, kami banyak belajar selain penerapan kurikulum merdeka ke kurikulum deep learning baru aspek hukum, kami juga belajar dari silaturahmi dan  kebersamaan , semoga tahun ini, dan kegiatan ini dilakukan oleh lembaga  yang kami ikut karena masih banyak belajar dan manfaat sangat besar, dan terus belajar dan mengabdi terimakasih tutur Hj. Jumiati, S.Pd saat dikonfirmasi lewat WhatsApp Jum’at pagi. (Yanto)

Baca Juga:  Tiga Kepsek SDN di Kampar Diduga Blokir WhatsApp Wartawan Terkait Pertanyaan Tentang Praktek Kotor Jual Beli LKS

Komentar