Jangan Lakukan 6 Kesalahan Ini Saat Galbay Pinjol Uatas, Danarupiah, Cairin Dll

Fintech2073 Dilihat

Fenomena gagal bayar atau galbay di aplikasi pinjaman online (pinjol) seperti UATAS, Danrup, atau Cairin semakin sering terjadi. Banyak pengguna yang awalnya berniat meminjam untuk kebutuhan mendesak justru terjebak dalam lingkaran utang yang sulit keluar. Namun, lebih parah lagi jika nasabah yang sedang galbay melakukan lima kesalahan fatal berikut ini. Alih-alih menyelesaikan masalah, justru hidup bisa makin hancur dan stres berkepanjangan.

1. Meladeni dan Merespons DC Pinjol yang Tidak Sopan

Kesalahan pertama yang paling sering dilakukan adalah merespons pesan dari debt collector (DC) pinjol yang berisi ancaman, hinaan, bahkan caci maki. Banyak nasabah yang masih berdebat, mencoba menjelaskan, atau malah terpancing emosi. Padahal, ini hanya akan memperburuk keadaan.

Ketika kamu membalas, DC pinjol akan menandai akunmu sebagai “masih bisa ditekan”, sehingga penagihan akan semakin agresif. Pesan akan datang bertubi-tubi, dan ancaman makin menakutkan. Lebih baik diam dan abaikan pesan yang tidak sopan. Fokuslah pada ketenangan mental dan rencana jangka panjang untuk menyelesaikan utangmu dengan cara yang benar.

2. Percaya pada Saran DC untuk Bayar Perpanjangan Tenor

Kesalahan kedua adalah membayar biaya perpanjangan tenor dengan harapan bisa memperpanjang waktu pelunasan. Misalnya, utangmu Rp2 juta, dan kamu diminta membayar Rp500 ribu untuk menunda jatuh tempo. Sekilas terlihat ringan, tapi sebenarnya itu tidak mengurangi pokok utang sama sekali.

Setiap kali kamu membayar biaya perpanjangan, hanya tanggal jatuh tempo yang berubah, bukan nominal utangnya. Lama-lama, kamu akan habis uang hanya untuk biaya “penundaan”, sementara pokok utang tetap utuh bahkan bertambah karena bunga harian. Ini jebakan halus yang sering membuat nasabah tak kunjung keluar dari lilitan pinjol.

Baca Juga:  11 Cara Pinjam Uang di Home Credit secara Online Terbaru 2025

3. Membayar dengan Cara Dicicil Setelah Jatuh Tempo

Banyak juga nasabah yang mencoba mencicil sedikit demi sedikit, misalnya Rp50 ribu atau Rp100 ribu per minggu. Niatnya memang baik, tapi kenyataannya justru tidak ada gunanya setelah jatuh tempo.

Pinjol mengenakan denda harian yang terus bertambah. Jadi, saat kamu membayar Rp100 ribu, dendanya bisa saja sudah lebih dari itu. Akhirnya, saldo utangmu tetap membengkak meski kamu sudah berupaya mencicil. Ini adalah strategi agar nasabah merasa masih “beritikad baik”, padahal sistemnya memang tidak memungkinkan pelunasan dengan cara itu.

4. Percaya pada Ancaman, Gambar, atau Surat Palsu dari DC Pinjol

Kesalahan berikutnya adalah percaya pada ancaman palsu dari oknum DC pinjol. Banyak yang dikirimi foto mobil seolah-olah mereka sedang menuju rumahmu, video orang menagih di lapangan, atau surat tugas palsu dengan kop perusahaan.

Padahal, sebagian besar itu hanya template lama yang dikirim massal untuk menakut-nakuti. Mereka bahkan tidak tahu lokasi tepat rumahmu. Namun, banyak nasabah yang langsung panik dan meminjam ke aplikasi lain demi membayar, hingga akhirnya terjebak gali lubang tutup lubang.

Jangan mudah percaya. Ingat, selama kamu tidak melakukan tindakan kriminal, mereka tidak bisa berbuat banyak selain mengirim pesan ancaman.

5. Tergiur Tawaran Joki Galbay dan Janji Penghapusan Data

Ini kesalahan yang paling berbahaya. Ketika nasabah panik, datanglah penipu yang mengaku sebagai “joki galbay” atau “jasa hapus data pinjol”. Mereka menjanjikan bisa melunasi utangmu atau menghapus data dari sistem pinjol, tapi dengan syarat kamu harus mentransfer uang lebih dulu untuk “biaya admin”.

Biasanya dimulai dari Rp500 ribu, lalu ditambah lagi dengan berbagai alasan. Ujungnya, uangmu raib, tapi masalah pinjol tidak selesai. Kasus seperti ini sudah sering terjadi dan menjerat banyak korban. Maka, jangan pernah percaya pada jasa yang mengaku bisa mengurus galbay secara instan.

Baca Juga:  6 Cara Tercepat Dapat Uang di Game Back Fight Penghasil Uang Terbaru Baru Rilis 2025

6. Menjanjikan Tanggal Pembayaran

Beberapa nasabah juga sering menjanjikan tanggal pembayaran ke DC pinjol meskipun belum tahu bisa melunasi atau tidak. Ini justru akan menjadi “senjata” bagi mereka untuk menekanmu di tanggal yang kamu janjikan. Kalau ternyata belum bisa membayar, tekanan akan makin keras dan mental makin drop.

Lebih baik jujur pada diri sendiri. Jika memang belum sanggup, katakan tidak mampu bayar. Jangan memupuk utang baru hanya untuk menepati janji yang kamu buat dalam tekanan.

Baca juga: 3 Risiko Ganti Nomor HP, WA, Email, dan Medsos Saat Galbay Pinjol

Kesimpulan

Gagal bayar pinjol bukan akhir dari segalanya. Namun, bisa menjadi awal kehancuran jika kamu salah langkah. Hindari lima kesalahan di atas — jangan ladeni DC kasar, jangan bayar biaya perpanjangan, jangan percaya ancaman atau joki galbay, dan jangan menjanjikan tanggal pembayaran palsu.

Yang paling penting adalah menenangkan diri dan berhenti gali lubang tutup lubang. Hadapi situasi dengan kepala dingin, evaluasi keuangan, dan fokus pada pemulihan hidupmu. Lebih baik menata ulang daripada terus dikejar utang yang tak kunjung selesai.

Hidup memang tak selalu mudah, tapi selama kamu berani menghadapi kenyataan dan belajar dari kesalahan, kamu bisa bangkit kembali — tanpa perlu takut lagi pada pinjol apa pun.

Komentar