Hukum  

Mafia Judi Tembak Ikan Dan Bandar Narkoba Semakin Marak di Tanah Karo, Kapolres Bungkam Saat Dikonfirmasi Wartawan

Utamapost  || Tanah Karo – Judi tembak Ikan Bebas Beroperasi di Kabupaten Karo, Provinsi Sumatra Utara.Hampir di seluruh kecamatan, permainan judi tembak ikan itu informasinya diduga dilakukan oleh mafia bernama Bukit dan Talihoran .

Efek dari Keberadaan mesin Judi Tembak Ikan dan narkoba itu Membuat masyarakat (warga) resah dan waspada.

Kabar Beredar, Permainan Judi Tembak Ikan dan narkoba ini diduga seakan-akan dibiarkan bebas tanpa ada upaya penertiban oleh pihak penegak hukum setempat khususnya Polres Tanah Karo.

Beberapa narasumber juga mengatakan,yang bermain judi Tembak Ikan itu bukan hanya orang dewasa saja,tetapi ada juga anak-anak’Ucap nya

Adanya aktifitas judi tembak Ikan itu sangat lah berpotensi merusak moral dan mental warga (masyarakat) terutama anak-anak.

Berdasarkan pantauan awak media, senin (12/02)di sebuah rumah dipintu keluar terminal lama tepatnya disebelah tukang pangkas melodi kec kabanjahe kab tanah karo

Selain itu beberapa sumber terpercaya yang juga enggan di sebut namanya, mengungkapkan setiap hari  ia menghabiskan uang ratusan ribu rupiah untuk bermain judi Tembak Ikan ini.

Bahkan untuk narkoba seperti jualan pisang goreng,mana mungkin polisi tidak tahu,dekat dari polres lokasinya bang ” ucap warga

Sang Bandar Judi Tembak Ikan dan narkoba ini Sangat lah merasa nyaman membuka usaha haram nya itu tanpa memikirkan nasib moral generasi bangsa serta berdampak terhadap kekerasan Rumah tangga (KDRT), bahkan Kapolres Tanah Karo AKBP Wahyudi Rahman S.H SIK ,M,M CPHR ,CBA. Terkesan Tutup mata

Masyarakat memohon kepada Bapak Presiden Republik Indonesia Ir.H Jokowidodo
Bapak Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo,Bapak Kapoldasu Irjen Pol Agung Setya Iman Effendi agar segera  menutup Perjudian di Wilayah Hukum Polres Tanah Karo

Ditempat terpisah Kapolres tanah karo AKBP Wahyudi Rahman S.H SIK ,M,M CPHR ,CBA. Saat dikonfirmasi wartawan (12/02) tidak membalas pesan dari awak media dan seakan Kapolres tutup mata
(Red)