H. Sulaiman Wabup Rohil : Hadiri Peringatan Isra’ Mi’raj 1445 H di Mushola AL- Hidayah Bagan Punak Meranti Penceramah Ustadz H. Liri Suheri, LC Pimpinan Ponpes As-Sunnah

Daerah, ROHIL151 Dilihat

Rokan HilirUtamaPos.com Wakil Bupati Rokan Hilir (Rohil), H.Sulaiman, SS.MH menghadiri peringatan Isra’Mi’raj Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wasallam 1445 Hijriyah di Musholla AL-HIDAYAH Batu 6 Bagan Punak Meranti, Kecamatan Bangko, Rokan Hilir, Riau, Kamis malam (22/02/2024).

Pada peringatan Isra’dan Mi’raj yang diselenggarakan Jamaah Musholla AL-HIDAYAH batu enam Bagan Punak Pesisir tersebut, pihak panitia menghadirkan Ustadz H. Liri Suheri, LC pimpinan Ponpes As-Sunnah Bagansiapiapi serta da’i cilik  yang juga dari pesantren As-Sunnah, Raja Erick Khalfani yang turut mengisi tausiyah sekaligus kelompok sholawat Hadrohnya.

Wabup Sulaiman dalam sambutannya mengucapkan selamat memperingati Isra’Mi’raj nya Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wasallam serta mendoakan semua hadirin semoga mendapatkan keberkahan iman dan Istiqomah dalam beribadah

” Mari kita bersholawat kepada Nabi kita Muhammad Shalallahu Alaihi Wasallam, Allahhuma sholli ala Syaidina Muhammad Wa’ala ali Muhammad. Sesuai dengan tema peringatan Isra’ dan Mi’raj nya Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wasallam makam ini ” Mari Tingkatkan Sholat Berjamaah Dalam Membentuk Pribadi Yang Disiplin Dan Istiqomah,” kata Wabup Sulaiman.

Lanjutnya ” membiasakan hidup disiplin dan Istiqomah dalam beribadah bisa mencegah perbuatan yang jahat, menghindari rasa khawatir dan sedih, sebagai salah satu amalan yang dicintai oleh Allah SWT, tetap semangat dan tak mudah menyerah dalam menjalankan perintah Allah Subhanahu Wa Ta’ala,” terangnya.

Salah satu yang dapat diambil dari pesan perjalanan Isra’ dan mi’raj nya Nabi Muhammad SAW dikatakan Sulaiman adalah perintah sholat 5 waktu sebagai kewajiban umat Islam yang harus dilaksanakan bagi umat Islam.

Sebelum memasuki sesi ceramah utama yang disampaikan Ustadz Liri Suheri LC , pihak panitia menampilkan penceramah cilik yang merupakan santri dari pompes As-Sunnah Raja Erick Khalfani.

Da’i cilik, Raja Erick Khalfani dalam tausiyahnya menyampaikan bahwa Isra’dan Mi’raj nya Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wasallam merupakan perjalanan Rasullullah dalam menjalankan perintah Allah SWT.

” Arti dari Isra’ adalah perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram di Makkah ke Masjidil Aqsa di Palestina. Sementara Mi’raj adalah naiknya Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam ke Sidratul Muntaha, langit tertinggi yang tak dapat dijangkau oleh makhluk apa pun di bumi ini. Perjalanan yang sangat jauh itu dialami Rasulullah dalam waktu yang sangat singkat,” kata Raja Erick Khalfani.

Lanjutnya,” peristiwa Isra’ dan Mi’raj selain menjalankan perintah Allah untuk menjemput perintah sholat juga merupakan cara Allah Subhanahu Wa Ta’ala untuk menghibur Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wasallam yang masa itu banyak mengalami cobaan dan kesedihan dengan wafatnya orang-orang yang sangat dicintainya,” jelasnya.

Dalam perjalanan Rasullullah menuju Sidratul Muntaha terang Raja Erick Khalfani, Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam diperlihatkan berbagai peristiwa dimana salah satunya ada seseorang yang suka memukul kepalanya sendiri hingga pecah, hal itu disampaikan Jibril kepada Rasulullah adalah contoh orang yang selalu meninggalkan sholat dimasa hidupnya.

Sementara itu, Ustadz Liri Suheri LC dalam tausiyahnya menyampaikan bahwa Sholat merupakan tiang agama, atau pondasi bagi umat Islam di dunia, ibarat rumah tanpa pondasi maka akan mudah runtuh. Untuk itu ia mengajak para jamaah musholla AL-HIDAYAH untuk memberikan pendidikan agama kepada anak dan keluarga sejak dini dengan memasukan anak ke pondok- pondok pesantren agar mendapatkan ilmu yang baik dalam menegakan agama Allah serta menjalankan perintah Nya dengan baik.

” Peristiwa Isra’ dan mi’raj merupakan peristiwa penting dan bersejarah bagi umat Islam. Rasulullah SAW melakukan perjalanan dari Masjidil Haram ke Masjid Al Aqsa kemudian dibawa ke langit ke-7 untuk diperlihatkan sebagian dari kebesaran Allah,” kata Liri Suheri.

Isra’ Miraj dikatakan Ustadz Liri Suheri terjadi pada 27 Rajab tahun ke-11 dari kenabian Rasulullah, dimana saat itu Rasulullah berusia 51 tahun. Dari peristiwa Isra Miraj itu juga turun perintah untuk melaksanakan salat 5 waktu untuk dikerjakan oleh Nabi Muhammad SAW dan seluruh umatnya.

Peristiwa Isra Miraj ini tercantum dalam Al-Qur’an Surat Al Isra Ayat 1 yang Artinya: “Mahasuci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Masjidil Haram ke Masjid Al Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha mendengar lagi Maha mengetahui.” terang Liri Suheri.

Sesuai dengan tema Isra’Mi’raj terangnya, “Mari Tingkatkan Sholat Berjamaah Dalam Membentuk Pribadi Yang Disiplin Dan Istiqomah”.

” Ada 5 keutamaan bagi orang yang beristiqomah shalat 5 waktu dengan cara berjamaah, yaitu tidak akan pernah merasa fakir (miskin) selama hidupnya.Dalam hal ini, perlu kita garis bawahi bahwasaanya “kaya” itu ada dalam hati. Yakni, orang yang selalu bersyukur dan merasa cukup atas segala pemberian Allah,” jelasnya.

Lanjutnya,” Kedua bebas dari siksa kubur, ketiga pada hari pemberhentian, buku catatan amalnya akan diberikan dari arah kanan, ke empat telewati jembatan shirotol mustakim dengan terbang secara cepat. Padahal kalau ditempuh, membutuhkan waktu selama 700.000 tahun dan ke lima langsung masuk surga tanpa hisab,” tuturnya. (Rilis)

Komentar