Dugaan Korupsi (APBDes) Thun Anggaran 2024 Yang Dilakukan Oleh 28 Oknum Kepala Desa

Banten907 Dilihat

Tangerang – Banten, Dugaan 28 oknum Kepala Desa dari 13 Kecamatan yang ada di Kabupaten Tangerang – Banten terkait penggandaan dana Desa tahun anggaran 2024, sengaja dilakukan, Kamis (20/3/2025).

Dari 13 Kecamatan yang diduga menjadi pelaku penerima penggandaan Dana Desa, Kecamatan. Teluknaga yang terlihat kompak, pasalnya seluruh Desa yang ada di Kecamatan. Teluknaga, Kabupaten. Tangerang – Banten, menerima penggandaan dana desa tersebut, diduga pihak APH tidak transfaransi.

Berdasarkan hasil investigasi media Targetberita.co.id, didapat informasi dari sebagian rekan LSM yang tidak ingin disebutkan namanya, bahwa para Oknum Kepala Desa sudah mengembalikan dana tersebut, namun yang mengherankan, pengembalian dana bisa dilakukan apabila telah ada proyek yang notabenenya tidak sesuai dengan RAB, sehingga ada kewajiban mengembalikan dengan tendensi waktu 1 x 30 hari, setelah temuan tersebut ditemukan oleh pihak Inspektorat, ujarnya.

Ia juga menambahkan, kalau dana yang sekarang dikembalikan, itu tidak masuk katagori pengembalian dana, karena tidak ada RAB dan tidak ada proyeknya, tutupnya.

Selain itu sebelumya berita terkait penggandaan dana desa sudah dinaikan beritanya lebih dari 40 media online, namun dugaan pihak APH terkesan menutup nutupi kasus ini.

Hal senada juga disampaikan oleh salah seorang masyarakat yang juga tidak ingin disebut namanya, menurut ya, adanya pengembalian penggandaan dana desa, tidak bisa disebut pengembalian, karena pengembalian itu apabila ada proyek dan tidak sesuai RAB, ujarnya.

Targetberita.co.id melakukan konfirmasi kepada Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang melalui surat kepada Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten. Tangerang tertanggal 17/3/2025, yang diterima oleh pihak Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang pada tanggal 19/3/2025, guna melakukan konfirmasi.

Namun sampai berita ini dinaikan, dari pihak Kejari, tidak memberikan konfirmasi terhadap surat yang diberikan oleh Targetberita.co.id

Baca Juga:  Oknum Kepala Sekolah SDN Dikecamatan Cibeber Diduga Kampanyekan calon DPRD kabupaten Lebak.

Daniel Turangan selaku Pemimpin Redaksi Targetberita.co.id mengatakan, dugaan adanya penggandaan dana desa ini, kami telah melakukan konfirmasi kepada Camat Teluknaga melalui pesan singkat What’s app, namun kami tidak mendapat respon, ujarnya.

Menurut Daniel, adanya permasalahan ini, diduga merupakan hal yang sengaja ditutup tutupi, pasalnya dari 28 Desa dan masing-masing masing desa memiliki staf yang disebut operator desa, kejanggalan ini disebabkan karena hanya 2 operator desa yang dilakukan penahanan serta 1 operator Kabupaten Tangerang yang ditahan pihak kejaksaan, sementara selebihnya hilang seperti ditelan bumi, tutur Daniel.

Daniel menjelaskan, ibarat ikan didalam satu kolam, dan diberikan racun, mungkin hanya beberapa ikan yang masih bertahan karena faktor fisiknya yang kuat, ikan yang lain mati, hal ini justru bertolak belakang seperti penangkapan 2 operator desa yakni desa kelor dan desa pondok kelor dan juga operator Kabupaten Tangerang yang ditahan, sisanya masih menghirup udara bebas, oleh karenanya kami akan mengawal terus kasus ini dan kami juga akan melakukan konfirmasi ke Kejaksaan Agung dan Komisi Pemberantasan Korupsi, jelasnya.

Daniel menambahkan, selain itu pihak Kejaksaan negeri Kabupaten Tangerang sudah mengundang 13 Camat dan 28 Kepala Desa dan operator siskeudesnya sekabupaten Tangerang yang diduga terlibat atas penggandaan dana desa tahun anggaran 2024, namun tidak ada penjelasan hasil undangan Kejari Kab. Tangerang tersebut kepada khalayak umum, seolah diduga para pelaku yang terlibat penggandaan dana desa dibuat abu – abu, tutupnya.

Dilansir dari pikiran rakyat tangerang kota (13/3/2025), Dua operator desa, AL dan HK, ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tangerang atas dugaan korupsi dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) tahun anggaran 2024.

Baca Juga:  Lembaga perlindungan Anak kabupaten Lebak Minta Aparat Kepolisian Sikapi Isu Penculikan Anak,supaya Anak dan orang tua tetap tenang

(Tri/Tim)

Komentar