Diera Bupati Anton Saragih Dinas Pendidikan Simalungun Kacau Balau, Dugaan Jual Beli Jabatan,Intimidasi,Pungli Dana BOS,Marak Terjadi.

News Update931 Dilihat

Utamapos.com
Simalungun.
20 Maret 2025

Kondisi Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun di era kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Anton Saragih-Benny Sinaga mulai terlihat kacau balau dan memprihatinkan.
Berbagai dugaan praktik kotor seperti jual beli jabatan,intimidasi dan pungli dana BOS,pemaksaan kepsek agar membeli buku terbitan tertentu,hingga jual beli proyek sebelum proses lelang resmi kembali terjadi dan menjadi sorotan publik.

Sejumlah sumber internal menyebut,mereka memang timses dan orang dekat Bupati Anton Saragih,salah satunya bemarga “Bangun”,tapi apakah mereka diarahkan Bupati untuk menekan pejabat dinas,kepala sekolah,hingga pelaku usaha di lingkungan dinas pendidikan,belum bisa aku pastikan,sebut sumber.

Sumber juga menyampaikan,saat ini orang-orang dekat Bupati Simalungun kerap keliling khusus nya ke dinas pendidikan,dibantu dengan kaki-kaki tanganya diduga mengutip sejumlah uang sebagai syarat agar mendapatkan jabatan strategis maupun proyek-proyek di sektor dinas pendidikan.

Selain itu,para kepsek di Kecamatan Hatonduhan terkesan ditekan agar membeli buku kepada penerbit tertentu,ada lagi rekanan yang memaksa dan memonopoli dinas pendidikan terkait pemasangan spanduk ucapan Selamat Idulfitri tahun 2025,Jika tidak dituruti ada ancaman pencopotan jabatan bagi pejabat terkait maupun kepala sekolah yang menolak mengikuti kehendak orang dekat Bupati tersebut.

lebih nyaman kami di era RHS lebih tenang kerja,tidak ada intimidasi dan jauh lebih kondusif.ungkap sumber,minta agar indetitas jangan dipublikasikan.

Seorang tokoh masyarakat Simalungun RN Damanik Ketika dimintai pendapatanya diseputaran kedai Kopi Jalan Asahan Komplek Megaland, Kamis,(20/3/25)mengungkapkan kekecewaannya terhadap kepemimpinan Bupati Anton Saragih.
“Bagaimana pendidikan mau maju kalau orang-orang dekat Bupati justru sibuk “mencari keuntungan pribadi”beda jauh di zaman Radiaoh Hasiolan Sinaga, situasi jauh lebih baik dan kondusif.sekarang,dunia pendidikan di Simalungun benar-benar menujuh kehancuran,” akibat campur tangan orang dekat Bupati Anton. ujarnya.

Baca Juga:  Kejaksaan Ambon dan Kejaksaan Negeri Tual Melakukan Penghentian Penuntutan Perkara Pidana Umum

Senada disampaikan Ketua DPP LPAK-(Lembaga Pengiat Anti Korupsi) Dewanto F Silalahi,melalui sambungan telpon, (Jumat 21/3),akibat ulah oknum -oknum yang mengaku timses dan orang dekat Bupati,kedepan bisa merusak kepercayaan masyarakat terhadap kepimpinan Anton-Benny yang baru berjalan kurang lebih satu bulan.

“Jika praktik jual beli jabatan,intimidasi,pungli dan praktek-praktek kotor lain nya terus dibiarkan,maka bukan hanya dunia pendidikan yang rusak, tetapi juga kepercayaan masyarakat kepada kepimpinan Anton Saragih-Benny Sinaga” ujar nya saat dihubungi melalui sambungan telepon seluler,Jumat(21/3/25).

Masyarakat Simalungun kini menanti langkah tegas dari pemerintahan Anton-Benny untuk membersihkan praktik-praktik kotor yang mencederai dunia pendidikan di Kabupaten Simalungun.

Demi keseimbangan pemberitaan tim awak media telah melakukan konfirmasi dengan Kadis Pendidikan Simalungun Sudiahman Saragih terkait carut marut nya dinas pendidikan di era Bupati Anton Saragih, Jumat,( 21/3/25)

Namun hingga rilis berita ini dilayangkan ke meja redaksi Sudiahman sebagai kuasa penanggung jawab anggaran belum juga memberikan jawaban.Red/in

Komentar