Sumut  

Tak di beri uang untuk beli sabu, Safitri nekat membakar rumah ibunya

Utamapos.com Sumut/Deli Serdang -Diduga kesal kepada ibunya karena tak diberi uang untuk membeli narkoba jenis sabu-sabu, seorang perempuan di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, nekat membakar rumah orang tuanya sendiri. Beruntung api yang membesar tidak merembet ke rumah warga, dan sang anak langsung ditangkap warga dan dibawa ke polisi.

 

Peristiwa kebakaran ini terjadi di Jalan Dewikora, Desa Sampali, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deli Serdang, pada Rabu (20/12/2023), sekitar pukul 13.30 WIB siang. Kobaran api pertama kali diketahui warga di dalam rumah milik Rita (63 tahun).

 

Warga mencoba melakukan pemadaman dengan alat seadanya, tetapi upaya tersebut gagal. Api baru bisa dipadamkan setelah satu unit mobil pemadam kebakaran dari pemerintah Kabupaten Deli Serdang dikerahkan ke lokasi kejadian.

 

Sementara itu, anak kandung korban yang bernama Safitri (35) seusai membakar ditangkap warga sebelum diserahkan kepada pihak Kepolisian Sektor Percut Seituan.

 

“Awalnya saya mendapatkan laporan dari warga ada seorang wanita yang membakar rumah mamaknya sendiri di Dusun 25 Desa Sampali. Langsung kami berkomunikasi dengan pihak damkar untuk segera kelokasi untuk melakukan pemadaman api dan alhamdulillah api sudah bisa dipadamkan sementara pelaku sudah kami amankan, ” kata Kepala Dusun 25 Desa Sampali, Zulfan.

 

Zulfan menuturkan, sebelum kebakaran terjadi anak kandung korban sempat meminta uang kepada sang ibu. Namun karena sang ibu tak memiliki uang, dia pergi meninggalkan anaknya untuk bekerja. Tak berselang lama, rumah tersebut mengalami kebakaran yang belakangan diketahui dibakar Safitri.

 

Zulfan menyebutkan, Safitri nekat membakar rumah ibunya tersebut karena tak diberi uang untuk beli narkoba jenis sabu-sabu.

 

“Informasi dari hasil intrograsi sementara oleh pihak terduga pelaku kesal karena selama ini pelaku dibantu uang dari mamaknya untuk keperluannya sehari-hari dan uang tersebut digunakan untuk membeli narkoba, ” ujar Zulfan.

 

Kini untuk proses penyelidik dan pemeriksaan lebih lanjut, terduga pelaku diamankan di Mapolsek Percut Seituan. Ibu dan kakak kandung pelaku telah resmi melaporkan kasus tersebut ke Mapolsek Percut Seituan dan merelakan Safitri masuk penjara.

 

Reporter sumut Christianus Surbakti