Dituding Tidak Transparan, Kades cikadu Membantah hal tudingan tersebut.

Lebak123 Dilihat

Lebak– Kepala Desa cikadu membantah tudingan salah satu oknum tokoh masyarakat terkait tidak transparannya penggunaan dana Anggaran Pembangunan Desa (APBDes) cikadu.  Dia berkilah, sebelum melakasanakan pembangunan kepala desa cikadu melakukan musdus,musdes, rapat musyawarah,tokoh setiap kampung,termasuk tokoh agama, BPD desa cikadu,semua lembaga desa dilibatkan,kasepuhan,tokoh pemuda, RT RW,tokoh ibu-ibu.tapi memang tidak melibatkan semua warga desa hanya tokoh saja sebagai perwakilan.

Kepala desa cikadu bantah tudingan sarana prasarana pembangunan balai pertemuan balai kemasyarakatan desa cikadu kecamatan cibeber kabupaten lebak provinsi banten.03/07/2023.

Dikatakan kepala desa cikadu Aan Rustiawan s.pd.Terkait tudingan tidak transparansi,itu ada rapat kok Pak, Masyarakat dilibatkan dalam artian bukan semua masyarakat, tapi ada tokoh masyarakat, ada kepala dusun, Ketua RT. Rapat penentuan ini bukan hanya desa saja,tapi saya buat tembusan ke pihak kecamatan termasuk pendamping kecamatan,” ujarnya.

“Saya bingung kalau ada tokoh masyarakat yang tidak mendukung program desa,kalau pun untuk pembangunan gedung sebaguna balai pertemuan balai kemasyarakatan,didesa cikadu,itu menggunakan anggaran dana desa tahun 2023,dengan menggunakan anggaran senilai Rp 270.000.000,juta.Anggarannya seperti itu,dan ada tim teknis yang menganggarkan semua itu, kita kerja berdasarkan anggaran.tandesnya.kepala desa cikadu “Aan Rustiawan”

Surya selaku direktur bumdes desa cikadu,menambahkan,Terkait tudingan tidak transparan dalam pengelola pembangunan gedung serbaguna balai pertemuan balai kemasyarakatan, yang menggunakan anggaran dana desa ini, direktur bumdes desa cikadu menyebutkan semuanya telah disampaikan ke publik melalui musyawarah dari setiap kampung adapun sebagian warga yang tidak setuju mungkin Itu sebagian saja,intinya yang tidak mendukung program pemerintahan desa cikadu.

Dan harus diketahui kepala desa cikadu ini baru menjabat sekitar 7 bulan saja,wajar ketika pembangunannya harus bertahap karena semua anggaran dari pemerintah itu ada aturanya.tandes. direktur bumdes desa cikadu.(Rudi/cs)

Komentar