Diduga, Dinas Pertanian Kabupaten Lebak Lemah dalam Pengawasan. Pelaksanaan Program Jalan Usaha Tani (JUT)

Lebak – Akibat lemahnya pengawasan dari Dinas Pertanian Kabupaten Lebak Banten, dikerjakan tanpa plang proyek.

salah satu Kelompok Tani yang melaksanakan Program Jalan Usaha Tani(JUT) yang menggunakan anggaran dari Pemerintah,
Ketika Awak Media melakukan kontrol ke lokasi pelaksanaan Jalan Usaha Tani tersebut yang berlokasi di Desa Suwakan Kecamatan Bayah Kabupaten Lebak.

sudah hampir setengah bulan pelaksanaan tersebut berjalan, diduga tidak menggunakan Papan Informasi (plang proyek) padahal papan infomasi tersebut sangatlah penting untuk keterbukaan publik, lalu ketika kami ke lapangan tidak bertemu dengan Kelompok Tani yang sedang melaksanakan program tersebut
dan kami selaku Awak Media konfirmasi ke salah satu masyarakat yang sedang bekerja di lokasi tersebut terkait secara pelaksanaan dan volume panjang lebar nya, akibat tidak ada Papan Informasi kami melakukan konfirmasi ke masyarakat yang sedang melaksanakan kegiatan tersebut.

Di konfirmasi masyarakat membenarkan bahwa ukuran panjang volume lebih dari lima ratus meter, lebar 120cm “ujar dari masyarakat yang tidak ingin di sebutkan namanya”.


Lalu kami melihat dengan kasat mata diduga lebar dari pada volume fisik tersebut ada sedikit yang tidak sesuai dengan volume lebar.
Kami selaku Media langsung mendatangi pihak koordinator penyuluh akibat poktan yang melaksanakan kegiatan tersebut tidak kunjung di temui di lapangan dan Beliau merangkap selaku Kepala Sekolah ( ASN ).

Kami pun melakukan konfirmasi ke Koordinator Penyuluh Pertanian di Kecamatan Bayah, ketika di konfirmasi, Siti selaku Korluh BPP Kecamatan Bayah menyampaikan hasil di lapangan “Tolong kepada rekan rekan dari media kalau bisa duduk bareng klarifikasi sama Poktannya ” ujar Siti selaku Korluh BPP Kecamatan Bayah.

Dan selang beberapa hari kami dari pihak Media melakukan klarifikasi di kantor BPP Bayah di saksikan oleh Korluh lalu ketika klarifikasi Ketua Kelompok Tani (Poktan) diduga sedikit menyalahkan pihak Wartawan dengan dalih ” Selonong boy dan menyebut bahwa dari pihak lembaga kami memperkeruh suasana “ujar Poktan.

Akibat lemahnya pengawasan dari Dinas Pertanian Kecamatan maupun dari Dinas Kabupaten dengan dugaan Kelompok Tani yang sedang melaksanakan Program dari Pemerintah berbuat seenaknya.

Kami dari pihak Media dengan sangat wajar ikut mengawasi Program untuk kemanfaatan Masyarakat supaya jangan sampai program dari Pemerintah ada indikasi dugaan dugaan yang sudah kami temukan di lapangan, soalnya ini menyangkut Keuangan Negara. bukan keuangan milik pribadi.(Rudi)