Tidak Ingin Dijumpai, Diduga Kepsek SMPN 023 Pekanbaru Lecehkan Profesi Wartawan Sodorkan Amplop di Pintu Gerbang Sekolah

Berita utama179 Dilihat

Tidak Ingin Dijumpai, Diduga Kepsek SMPN 023 Pekanbaru Lecehkan Profesi Wartawan Sodorkan Amplop di Pintu Gerbang Sekolah

 

 

Pekanbaru, Utama Pos. Com- Kepala sekolah SMPN 023 Pekanbaru, Dr. Edy Suhendri diduga melecehkan profesi jurnalistik dengan menyuruh penjaga sekolah untuk mengantar dan memberikan amplop kepada awak media di pintu gerbang sekolah. Rabu (28/2)

Peristiwa ini terjadi saat awak media mendatangi sekolah tersebut untuk bisa menjumpai kepala sekolah dan ingin meng-konfirmasi dan klarifikasi tentang adanya dugaan praktek jual beli LKS. Yang diduga kuat ada permainan dan pengaturan antara kepala sekolah dengan salah satu distrbutor atau penyedia LKS.

Mungkin sudah memantau lewat CCTV, seakan Kepsek mengetahui kedatangan awak media untuk menanyakan perihal LKS, Kepsek pun tidak bersedia untuk dijumpai.

Saat berada di pos Satpam untuk melapor masuk, awak media menyampaikan ingin ketemu dengan Kepsek paling tidak meminta waktu +- 5 menit saja. Seseorang yang diduga sebagai penjaga sekolah menggantikan posisi sementara Satpam yang sedang tidak ada ditempat karena berhalangan. Ia menyuruh awak media untuk menunggu, lalu ia pun berlalu ke arah ruangan kepala sekolah untuk memberitahu bahwa ada wartawan yang ingin ketemu. Awak media pun keluar dari pekarangan sekolah untuk merokok, sambil menunggu kedatangan penjaga sekolah.

Tak lama selang beberapa waktu, ia pun kembali dan mengatakan kepada awak media bahwa Kepsek tidak bisa dijumpai karena akan pergi keluar ada urusan. Lalu tampak ia menyodorkan amplop berwarna putih yang langsung ditolak halus oleh awak media.

“Tolong kasih ini ya tapi jangan nampak orang,” ucapnya menirukan kata Kepsek.

Awak media pun merasa kesal serta merasa dilecehkan lalu hendak berlalu pergi dari sekolah tersebut. Namun sempat titip pesan agar Kepsek menghubungi awak media jika ada waktu sore atau besok pagi.

Karena tak kunjung ada informasi lebih lanjut dari Kepsek, lalu awak media mengirimkan rekaman video via WhatsApp kepada Kepsek. Tak lama ia pun langsung mengundang awak media untuk datang ke sekolah menjumpainya. Rabu (7/3).

Berbeda apa yang disampaikan oleh penjaga sekolah, Kepsek mengatakan bahwa pada saat kejadian, ia sedang ada tamu dan ia diduga mencoba berkilah bahwa amplop bukan dia yang memberikan.

“Kan bukan saya yang memberikan (red- amplop), saya waktu itu sedang ada tamu,” jawabnya.

Komentar