Sebut Aset Tidak Bertuan, Oknum Guru dan Kepala Sekolah SMKN 1 Cibeber Diduga Jual Aset Dengan bebas.

Lebak-Aset Peninggalan PT Antam yang merupakan Aset negara DiSekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) DiKecamatan Cibeber Kabupaten Lebak provinsi Banten diduga dijual belikan tanpa prosedur yang benar.

Penjualan Aset Negara yang ada di Sekolah SMKN berupa Besi, Dijual Untuk Kepentingan sekolah, padahal Aset tersebut merupakan aset negara. Penjualan Aset Negara Disekolah SMKN tersebut Melibatkan Kepala sekolah SMKN 1 Cibeber Desa Cikotok Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak Provinsi Banten.

Aset Peninggalan PT Antam yang dihibahkan kepihak dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten Lebak kini dijual belikan oknum dewan guru yang melibatkan kepala sekolah.

“Informasi Dari Warga bahwa besi tersebut Dijual belikan pihak sekolah,Sedangkan Itu merupakan Aset negara.

Oknum Gurun Yang melibatkan kepala sekolah SMKN itu, Diduga tidak melalui prosedur yang benar dan diindikasi beraroma korupsi.

“Diduga untuk penjualan Aset Peninggalan PT Antam tidak ada izin dari dinas pendidikan izin dari Dindikbud Kabupaten Lebak Karena proses penjualan aset negara harus melalui proses lelang.

Salah satu Oknum dewan Guru Yang Diduga Terlibat Dalam Penjualan Aset tersebut membenarkan bahwa telah Menjual Aset Peninggalan PT Antam,iya betul Aset Tersebut Sudah kami Jual kepihak lain melalui Dewan Guru disini,itupun hasil kesepakatan kepala sekolah dan komiteu.

Dan hasil penjualan Aset tersebut senilai Rp 43.87000(empat puluh tiga juta delapan puluh tujuh ribu)dan banyak besi yang dijual itu banyaknya 9388 tons dengan harga Rp 5000 perkg.

Itupun kami melalui pelantara Dewan guru disini Dan menjatuhkan harga senilai 5000 prkg.dan uang yg diterima pihak sekolah senilai 31 juta,untuk operasional pun senilai 12.jta.

Dikonfirmasi kepala sekolah terkait masalah Aset sekolah,menurutnya itu bukan Aset Negara,tetapi itu Aset tak bertuan, yang intina itu Aset dari Antam yang dihibahkan ke dinas pendidikan terangnya.besambung…….(Sumantri)