Merajut Asa dari kota terapung Cici Pramida : Kegigihan Berakhir Kemenangan Bersama P2DC

Bagansiapiapi – Rabu 20 Desember 2023 Guna menyokong bakat dari talenta-talenta muda yang tersembunyi di Rokan Hilir, Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir melalui Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga hadir dengan gelaran festival dangdut se- Kabupaten Rokan Hilir yaitu Rohil Berdendang 2023 yang pemuncak nya di malam grand final pada 16 Desember 2023.

Di malam grandfinal ini mempertemukan 6 finalis yang tersisa dari 36 terbaik lainnya sepanjang festival berlangsung. Perhatian khusus di suguhkan secara terbuka oleh Putera Puteri Daerah of Collaboration (P2DC) terhadap gelaran festival ini dengan memberikan dukungan penuh terhadap salah satu finalis dari Kecamatan Pasir Limau Kapas, Cici Pramida (17) yang harus puas dengan meraih Harapan I setelah perjuangan panjang nya. Seperti hal nya yang telah berlalu, P2DC masih konsisten dengan komitmen nya utuk menyediakan wadah bagi putra/i daerah yang memiliki kegigihan untuk mengeskplor bakat dalam diri mereka sehingga dirasa perlu memberikan hal yang sama terhadap puteri terbaik dari kota terapung tersebut.

Hal itu disampaikan secara tegas, oleh Ketua P2DC Rozy Sunaryo, ST dalam kesempatan pidato singkatnya pada malam grandfinal.

” Kami akan selalu berada di belakang siapapun yang memiliki semangat dan keinginan dan kali ini kami menunjukkan itu dalam dukungan kepada ananda cici yang kami rasa perlu untuk publik apresiasi perjuangan nya” pungkas nya.

Puteri daerah terluar dari pusat Kabupaten itu memutuskan untuk ikut audisi setelah termotivasi dari ucapan ibu nya. “Saya sudah mengetahui informasi ini dari postingan _facebook_ tapi tidak ada niatan untuk mencoba daftar, namun saya terdorong oleh ucapan umma (ibu) saya yang akhirnya saya memberanikan untuk unjuk gigi” ungkap cici saat ditemui bersama Sekretaris P2DC, Alfin Zikra.

Sempat hampir tersingkir di babak audisi yang dilaksanakan di Gedung Misran Rais pada 9 Desember 2023, karena menghabiskan waktu di perjalanan yang jauh dengan waktu yang tak sedikit serta waktu tempuh yang cukup melelahkan sehingga telat hadir sesuai jadwal, tapi nasib nya terselamatkan karena cici nyatanya memiliki suara merdu, keinginan mulia, serta kegigihan kuat yang membuat ia pantas berada di panggung itu.

Nanda Pertiwi, S.Pd selaku wakil ketua P2DC mengungkap pada media bahwa dirinya ikut terharu terhadap perjuangan cici dan bersedia memberikan segala hal yang diperlukan hingga cici menggapai keinginan nya, “Kita akan memberikan semua yang terbaik tanpa memberikan noda hitam dalam kompetisi ini karena kita juga ingin persaingan semestinya” tegas beliau.

” Cici akan kita sediakan tempat dan waktu serta sesi mentoring khusus nantinya bersama kerabat kami Aryo Gusnuriandy dan baru saja juga dikonfirmasi bahwa Sanggar Susun Sirih akan ikut memberikan support untuk segala yang diperlukan” tambah nya.

Sepanjang, babak penyisihan Cici berhasil menampilkan yang terbaik sehingga ikut menarik perhatian Kepala Dinas Parpora dan Kepala Bidang Destinasi Dinas Parpora Rokan Hilir yang menyatakan bahwa P2DC selalu tepat sasaran menjalankan inovasi program nya.

Pada malam grandfinal Rohil Berdendang itu, Gedung Serbaguna Misran Rais digemuruhkan oleh teriakan suporter dari masing-masing finalis termasuk kerumunan yang memegang spanduk bertuliskan dukungan terhadap Cici Pramida dari Pasir Limau Kapas yang rata-rata mereka ternyata remaja Bagansiapiapi yang mendapat doktrin positif P2DC. Terbukti, dari semangat suporter dihadapan panggung megah itu juga ikut membangun mental bintang mereka sehingga penampilan menakjubkan tersaji.

Walaupun terlihat kebahagiaan dari tarikan bibir setelah menyelesaikan kompetisi namun nyatanya cici bisa saja tak sepenuh nya bahagia. Bagaimanapun sedikit kekecewaan terpikirkan, terlebih ketika ia harus rela berjuang sendiri setelah teman seperjuangan nya tersingkir pada babak audisi dan ia juga harus menumpang hidup sementara dirumah kerabat dari teman nya pada saat itu sebelum akhir nya P2DC merangkul nya.

” Kemenangan bagi cici ini juga sekaligus kebahagiaan bagi P2DC yang merasa tidak sia-sia terutama bagi Ketua P2DC yang mengawali support tehadap nya disaat awal audisi dilakukan.

Kisah inspiratif dari Cici Pramida puteri daerah yang memiliki talenta emas ini wajib diberikan apresiasi sehingga nanti nya kita semua berharap bersama P2DC akan hadir pihak-pihak lainnya yang memberikan ketersediaan untuk memperjuangkan anak-anak daerah.

Terkhusus cici, ia akan kembali mendapat panggung untuk unjuk gigi dalam memeriahkan festival kupeh koang 2023 yang dilaksanakan 20 Desember mendatang.