Marak Sejumlah Tong Pengolahan Emas Didesa Cikadudu Diduga Gunakan Bahan Kimia Cianida.

Berita utama159 Dilihat

Marak Sejumlah Tong Pengolahan Emas Didesa Cikadudu Diduga Gunakan Bahan Kimia Cianida.

Lebak – Aktifitas Tong Pengolahan Emas dikampung Ciawi/Cibareno desa Cikadu di duga gunakan bahan kimia Cianida sudah sangat mengkhawatirkan apalagi aliran sungai tersebut banyak digunakan warga dikecamatan cilograng.

Pemakaian bahan berbahaya itu semakin tidak terkendali,lokasi Pengolahan Emas tong khususnya di Desa Cikadu kecamatan Cibeber Kabupaten Lebak provinsi Banten sampai saat ini tidak tersentuh oleh penegak hukum ada apa yah ?

Sementara itu sudah sangat jelas bahaya penggunaan bahan kimia sianida (B2). Bahaya dari segi kesehatan manusia dan bisa merusak lingkungan. Warga yang pertama merasakan dampaknya adalah kepada pemilik tong dan masyarakat sekitarnya.

Berdasarkan hasil investigasi awak media ada sekitar kurang ada lima unit Tong pengolahan Emas yang tersebar di wilayah itu di duga menggunakan bahan kimia cianida sehingga telah mencemari sungai diwilayah itu.

Parahnya lagi sungai yang sudah tercemar oleh pengolahan Emas mengunakan tong tersebut semua mengarah kelaut sehingga Dikhawatirkan akan mencemari laut juga.

Akibat dari aktifitas Tong Pengolahan Emas tersebut Terkontaminasi dengan limbah dari tong pengolahan Emas sehingga Didugaan aktifitas tersebut menggunakan bahan kimia.

Sehingga ada dugaan pemerintah setempat tutup mata dan ada pembiaran dengan aktifitas pengolahan emas sejenis tong tersebut.

Dikonfirmasi beberapa warga dihilir sungai cibareno”Menurutnya terkait pencemaran yang diakibatkan Aktifitas tambang leading sektornya ada, sektor perikanan dan kelautan adalah penerima dampak.

Jadi kalau menurut kami selaku masyarakat Penegakan hukumnya harus dimulai dari aktifitas utama yang dilakukan di darat tentunya pada sumber pencemarnya.

Lanjutnya warga, Saran saya , perlu koordinasi antara Dinas lingkungan hidup, Dinas ESDM, Bidang Gakum dari KLHK Kabupaten lebak  dan pemkab serta Kepolisian,terkait penanganan pengolahan emas. terang warga yang ingin namanya dirahasiakan.

Hingga berita ini diterbitkan pemilik tong belum bisa dikonfirmasi.(Rud/tri)

Komentar