Diskotik Hotel Deli Indah Lubuk Pakam Disinyalir menjadi Pusat Peredaran Narkoba Terbesar Di Deliserdang, Bahkan Menyediakan Jasa Prostitusi Anak Dibawah Umur

Utamapos || Deliserdang – Siapa yang tidak tahu Hotel Deli Indah yang berada di desa Sukamandi kecamatan Pagar Merbau kabupaten , Deliserdang.

Selain tempat penginapan, ternyata Hotel Deli Indah ini juga menyediakan berbagai fasilitas hiburan lainnya.

Diantaranya sebuah diskotik, karaoke dan massage. Namun sayangnya, sampai saat ini, jarang sekali aparat penegak hukum melakukan penindakan dan penertiban diskotik dan Hotel Deli Indah tersebut.

Kabar beredar pemilik hotel dan diskotik merupakan anggota DPRD Deli Serdang yang masih aktif dari Fraksi PDI -P berinisial H D T , sehingga pihak aparat penegak hukum tidak menyentuh dan tidak melakukan penertiban terhadap diskotik tersebut.

Berdasarkan informasi yang di terima , diskotik dan Hotel Deli Indah ini disinyalir menjadi salah satu pusat terbesar peredaran narkoba jenis ekstasi dan five x yang berada di Lubuk Pakam, Deliserdang.

Informasi yang di dapat juga menerangkan bahwa peredaran narkoba jenis ekstasi dan five x dijual secara terang-terangan.

Tak sulit bagi pengunjung diskotik untuk mendapat ekstasi mau pun Five X di tempat ini, Hanya tinggal memesan dari waiters, pengunjung sudah bisa mendapatkan dan menikmati narkoba yang mereka pesan itu.

Untuk harga Ekstasi per butir nya, dibandrol mulai dari Rp.250 ribu hingga Rp.350 ribu.

Awak media menelusuri ke diskotik Deli indah tentang kebenaran narkoba di diskotik tersebut, penjual obat bernama rasi hutaean menawarkan five x seharga 280 perbutirnya.

iya bang harga nya 280 ribu tapi harus ambil 2 butir ” ucap rasi hutaean melalui no telepon 0831 51918…. saat berada didiskotik Deli indah (09/02) pukul wib 1.30

Bahkan seorang mucikari yang Bernama Mami Doya juga menawarkan beberapa wanita Pekerja seks komersil yang di sinyalir masih dibawah umur

mau bang kalau sekali main (short time) 400 ribu sama kamar,kalau sampai pagi (Long time) 1.5 juta masih umur 17 tahun bang” ucap Doya ( mucikari ) tersebut.

Di tempat terpisah, sudah banyak Tempat hiburan malam yang terbukti melakukan penjualan anak di bawah umur yang dapat di pidanakan. tertuang dalam pasal 297 KUH Pidana ” Bahwa memperniaga kan perempuan dan memperniaga kan laki laki yang belum dewasa ,dipidana enam tahun penjara.

Bahkan tempat hiburan malam yang menyediakan narkoba secara terang-terangan sudah banyak di cabut izinnya , bahkan di robohkan.

Untuk itu masyarakat memohon kepada Bapak Presiden Republik Indonesia Ir.Joko Widodo, Bapak Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo,Bapak Plt Gubernur Sumut Bapak Hassanudin, Bapak Kapolda Sumut Irjenpol Agung Setya Iman Effendi,Bapak Bupati Deli Serdang HM Ali Yusuf Siregar, Bapak ketua DPRD kabupaten Deli Serdang Bapak Zakky Shahri SH, serta bapak Kapolres Deli Serdang Bapak AKBP Raphael Shandy Cahya Priambodo SIK. Agar segera mengambil tindakan yang tegas serta menangkap para pelaku yang terlibat di bisnis haram tersebut

Saat awak media mengkonfirmasi melalui pesan singkat(09/02) kapolres Deli Serdang AKBP Raphael Shandy Cahya Priambodo SIK Bungkam.sehingga berita ini harus di naikkan di meja redaksi.
(Tim Sumut)