BEST PRACTICE GURU SD 07 KASIAK RODA PUTAR PERKALIAN BANTU SISWA SEKOLAH DASAR BELAJAR MATEMATIKA, INI CARA PEMBUATANNYA.

Singkarak,03/08/2023 – Utamapos.com.

Pernah tau Best practice  (disebut juga praktik baik) adalah istilah yang digunakan untuk mendeskripsikan pengalaman terbaik tentang keberhasilan seseorang dalam melaksanakan tugas profesinya.

Guru, kepala sekolah, dan  pengawas sekolah tentu memiliki banyak pengalaman yang berhasil mengatasi berbagai permasalahan pendidikan dalam  menjalankan tugasnya.

Pengalaman tersebut perlu dituangkan dalam sebuah tulisan yang dapat menginspirasi untuk meningkatkan mutu pendidikan. Tulisan ini kemudian disusun menjadi sebuah laporan best practice dengan format yang telah ditentukan.

Best practice juga merupakan salah satu bentuk publikasi ilmiah yang dapat dilakukan oleh guru. Best Practice ini biasanya dimiliki guru saat melaksanakan kegiatan pembelajaran di sekolah bersifat  inovativ, ilmiah, menginspirasi, akurat dan berkelanjutan. Hal ini salah satunya juga bertujuan untuk memberikan kemudahan dalam proses belajar mengajar apalagi di kurikulum merdeka seperti sekarang ini bukan hanya saja murid yang dituntut untuk kreative tetapi guru juga lebih kreative dalam memberikan metode pembelajaran.

Berangkat dari kebutuhan   mengajar  perkalian kepada siswa sekolah dasar kelas V  SD 07 kasiak Koto Sani kecamatan x Koto Singkarak Ikhlas Gusrianti, S.Pd pada tahun 2016 melahirkan inovasi metode perkalian roda putar warna yang sangat efektif dan efisien untuk siswa.  “Hal ini terinspirasi dari kurangnya pemahaman dan minat perkalian siswa di tingkat SD ” ujar Ikhlas Gusrianti disela waktu istriahat ketika ditemui tim Utamapos.com.

 

Lebih dalam lagi Ikhlas Gusrianti memaparkan cara kerja  perkalian Roda putar warna, adapun bahan bahan yang diperlukan untuk pembuatan adalah karton hitam, kertas origami , spidol, paku serta baut dan mur layak kita membuat sebuah alat peraga menu harian berputar.

Langkah awal pembuatan adalah dengan memotong karton menjadi 3 buah berbentuk lingkaran berbeda ukuran, setelah itu lingkaran karton kecil ditempeli warna bebas ( satu warna ) kemudian ditempeli angka tergantung perkalian berapa yg akan dipakai ( satu roda putar satu perkalian misal perkalian 4 ) selanjutnya lingkaran ukuran sedang / bagian tengah ditempel dengan kertas origami menjadi 10 warna sesuai bilangan satu sampai sepuluh. setelah itu lingkaran ketiga ditempel dengan kertas origami sepuluh warna sama dengan warna lingkaran ukuran sedang. Ketiga lingkaran disatukan dengan paku/mur baut.

Prinsip dan cara kerja metode Roda putar warna adalah :

  • Angka lingkaran pertama ( lingkaran kecil ) adalah angka yang akan dikalikan dengan warna bebas.
  • Angka lingkaran kedua ( lingkaran ditengah ) adalah bilangan pengali terdiri dari 1 sampai 10 terdiri dari 10 warna.
  • Angka lingkaran ketiga ( lingkaran paling besar ) adalah bilangan hasil perkalian.Terdiri dari kelipatan  berdasarkan angka yang dikalikan ( jika bilangan yang  akan dikali adalah angka 5, berarti hasilnya adalah kelipatan lima ( 5,10,15…….dst ) dengan warna yang sama seperti bilangan pengali.
  • Setiap satu roda putar adalah berlaku untuk satu perkalian, seperti perkalian 3 satu media roda putar, perkalian 6 juga satu media putar dan seterusnya.

Hasil dari perkalian  dibuktikan dengan warna yang sama antara bilangan pengali dengan bilangan hasil perkalian.

Metode perkalian roda putar ini sangat diminati siswa dan lebih efektif dalam pembelajaran perkalian dan sangat efektif ketika siswa lupa hasil perkalian dan bukan saja diwaktu pelajaran matematika saja, di sela waktu luangpun alat peraga ini juga sering mereka mainkan.

Harapan kedepan  adalah semoga metode  ini bisa dimanfaatkan oleh banyak guru disekolah diiindonesia dan dalam waktu dekat ini akan dibantu pembuatan video tutorial  oleh komite sekolah kolaborasi dengan kepala sekolah yang saat ini dijabat oleh Yurnaini, S.Pd .SD. dan akan dimuat di akun tiktok @twinsputri2 dalam beberapa hari kedepan.  ( Abud21. )