Apakah SPayLater Ada DC Lapangan? Review Galbay Terbaru

Fintech10385 Dilihat

Shopee PayLater (SPayLater) dan SPinjam adalah dua layanan pinjaman yang ditawarkan oleh platform e-commerce Shopee. Keduanya kerap menjadi solusi cepat bagi pengguna yang butuh dana atau ingin belanja dengan cicilan.

Namun, bagaimana jika seseorang mengalami gagal bayar atau galbay? Apakah benar akan didatangi oleh debt collector (DC) lapangan? Artikel ini akan mengulas secara lengkap latar belakang, risiko galbay, serta review dari pengalaman para pengguna terbaru tahun 2025.

Apa Itu SPayLater dan SPinjam?

SPayLater dan SPinjam adalah produk pinjaman resmi dari Shopee yang disalurkan oleh PT Lentera Dana Nusantara dan beberapa mitra multifinance lainnya yang terdaftar di OJK. SPayLater memungkinkan pengguna berbelanja dengan sistem cicilan, sedangkan SPinjam memberikan pinjaman dana tunai langsung ke rekening pengguna.

Keduanya telah berkembang pesat dan banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia karena kemudahan dan kecepatan prosesnya. Namun, maraknya pengguna yang tidak mampu membayar tepat waktu juga memunculkan kekhawatiran terkait penagihan, terutama isu DC lapangan.

Apakah SPayLater Ada DC Lapangan?

Berdasarkan berbagai testimoni dan sumber video viral terbaru 2025 dari channel YouTube seperti “Kang Galbay” dan ulasan netizen di media sosial, Shopee PayLater dan SPinjam tidak menggunakan DC lapangan untuk melakukan penagihan. Meskipun keduanya merupakan pinjaman legal dan berskala besar, metode penagihan mereka bersifat digital dan tidak melibatkan kunjungan fisik ke rumah nasabah.

Fakta yang Terungkap:

  • DC Shopee biasanya hanya melakukan penagihan via:

    • WhatsApp

    • Telepon

    • SMS

    • Email

  • Tidak ada kunjungan fisik ke rumah (DC lapangan) meski telat bayar hingga 3 bulan atau lebih.

  • Shopee mengandalkan sistem prioritas dalam penagihan (distribusi DC), tapi tetap berbasis digital, bukan door-to-door.

Pengalaman Galbay Terbaru 2025

Dari sejumlah pengalaman pengguna yang gagal bayar, berikut adalah gambaran yang umum terjadi:

Baca Juga:  4 Dokumen Penting yang Wajib Dibawa FC/DC Lapangan Ketika Visit ke Rumah Debitur

1. Teror Digital

Pengguna menerima ratusan telepon, WA, atau SMS dalam sehari dari pihak penagih. Ini bisa sangat mengganggu dan memicu stres.

2. Pencatutan Kontak Darurat

Jika kontak darurat tidak diklarifikasi terlebih dahulu, pihak penagih bisa menghubungi mereka dan mempermalukan nasabah. Oleh karena itu, pengguna disarankan untuk memberitahukan kontak darurat agar tidak merespons penagih.

3. Masuk Daftar SLIK OJK

Risiko utama galbay di SPayLater adalah nama akan masuk ke dalam daftar hitam di SLIK OJK, yang berdampak pada kesulitan mendapatkan pinjaman di kemudian hari.

4. Tidak Akan Dipidana

Tidak ada pasal pidana terkait utang piutang konsumtif seperti SPayLater. Ini murni perkara perdata, sehingga pengguna tidak akan dipenjara karena gagal bayar.

Apakah Shopee Akan Menyerahkan ke Pihak Ketiga?

Beberapa informasi menyebut bahwa Shopee menyerahkan data penagihan ke pihak ketiga, namun ini wajar dalam industri fintech. Namun, penagihan tetap dilakukan secara soft collection melalui pesan digital, bukan penagih lapangan.

Meski galbay tetap memiliki konsekuensi serius, seperti stres karena teror digital dan masuk blacklist SLIK OJK, SPayLater dan SPinjam tidak memiliki DC lapangan yang akan datang ke rumah Anda. Ini menjadi kabar baik bagi mereka yang berada dalam kesulitan finansial dan butuh waktu untuk memulihkan kondisi ekonomi.

Yang penting, tetap komunikatif, jangan panik, dan jika memungkinkan segera cari solusi cicilan atau restrukturisasi dengan pihak Shopee.

Komentar